Relawan KDM Kunjungi Mahsun Haqiqi, Pemdes Cicantayan Tegaskan Penanganan Sudah Dilakukan Sejak Awal

LINGKARPENA.ID | Relawan Gubernur Jawa Barat, Egi Sonia, menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan mengunjungi kediaman Mahsun Haqiqi (19), seorang pemuda yang hidup dalam kondisi memprihatinkan, di Kampung Kemang RT 02 RW 03, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 2 Februari 2026.

 

Dalam kunjungan tersebut, Egi Sonia menyerahkan bantuan berupa sembako dan bekal kebutuhan dasar, sebagai bentuk respon cepat atas kondisi Mahsun yang sempat viral di media sosial. Mahsun diketahui hidup sebatang kara setelah ibu kandungnya meninggal dunia, sementara ayahnya sedang dalam kondisi sakit. Selain itu, Mahsun juga menderita penyakit dekubitus yang sudah lama tidak kunjung sembuh.

 

Egi Sonia menegaskan bahwa kehadirannya murni atas dasar kemanusiaan. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi komunikasi dengan pihak rumah sakit agar Mahsun dapat segera memperoleh penanganan medis yang lebih optimal.

Baca juga:  Peresmian Jembatan Gantung BRILian Citamiang Penghubung Surade-Waluran, Warga Sambut Gembira

 

“Kami akan berupaya membantu memfasilitasi dan berkomunikasi dengan pihak rumah sakit agar yang bersangkutan bisa segera ditangani dengan baik. Harapannya ada solusi medis yang tepat untuk penyakit yang dideritanya,” ujar Egi Sonia.

 

Selain itu, Egi Sonia berharap pemerintah setempat dan instansi terkait dapat ikut berperan aktif membantu proses penanganan kesehatan serta meringankan beban hidup keluarga tersebut.

 

Sementara itu, Kepala Desa Cicantayan, Andi, menegaskan bahwa pemerintah desa telah melakukan penanganan sejak awal sebelum kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga:  Jembatan Gantung Viral di Sukabumi Rampung Siap Diresmikan

 

“Pihak pemerintah desa sudah melakukan penanganan dari awal, mulai dari pengurusan BPJS Kesehatan hingga pengobatan di Rumah Sakit Secapa Polri. Selain itu, yang bersangkutan juga menerima bantuan sosial seperti BLT dan bantuan lainnya,” jelas Andi kepada lingkarena. id, Selasa ( 3/2/2026 ).

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah desa bersama unsur terkait, seperti puskesmas, RT/RW, dan warga, terus melakukan upaya pendampingan sesuai kemampuan.

 

“Kami memberikan bantuan semampunya dalam setiap kegiatan sosial, khususnya untuk warga yang memang membutuhkan. BPJS sudah aktif dan penanganan medis juga berjalan,” katanya.

 

Menurut Andi, dalam proses pengobatan, pasien sempat dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan hingga akhirnya mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit rujukan.

Baca juga:  Puasa Tak Jadi Halangan, Anggota Satgas TMMD Ke 119 Terus Genjot Pekerjaan

 

“Penanganan sempat dilakukan di rumah sakit daerah, kemudian dirujuk hingga ke rumah sakit di luar daerah. Semua proses itu dilakukan sesuai prosedur dan koordinasi yang ada,” ungkapnya.

 

Ia juga menyebutkan bahwa dukungan masyarakat turut berperan, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun solidaritas warga.

 

“Warga dan RT/RW juga ikut membantu sebisanya. Kami dari desa terus berkoordinasi dengan pihak keluarga, puskesmas, dan rumah sakit agar penanganan tetap berjalan,” tambahnya.

 

Pemerintah Desa Cicantayan berharap adanya sinergi antara relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar Mahsun Haqiqi dapat memperoleh penanganan kesehatan yang layak serta dukungan sosial yang berkelanjutan.

Pos terkait