Ruas Jalan Bagbagan-Kiaradua Ditutup Terjadi Longsor di KM 159+100

FOTO: Ruas jalan Bagbagan-Kiaradua kembali terjadi longsor. Lalulintas menuju Bagbagan dan sebaliknya mati total.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Akibat hujan berdurasi lama mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan, memicu terjadinya longsor di Kampung Cimapag RT03/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (25/12/2024).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan ( P2BK ) Simpenan, Dandi Sulaeman, dalam laporan tertulisnya mengatakan, longsor yang terjadi pada Rabu, 25 Desember 2024, sekira pukul 15.30 WIB, tepatnya pada titik Kampung Cimapag RT 03/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, mengakibatkan jalan nasional ruas Bagbagan – Kiaradua ditutup total.

Baca juga:  TPT di Aliran Sungai Cisuda Kota Sukabumi Ambruk, Dua Rumah Terdampak

“Ya telah terjadi longsor di Kampung Cimapag, Desa Loji, Simpenan. Jalan untuk sementara ditutup karena meterial longsoran menutupi jalan badan jalan. Kami terus berusaha agar situasi normal kembali,” ujar Dandi.

Lanjut kata Dandi lagi, penyebab longsor karena cuaca ekstrim, guyuran hujan berdurasi lama. Sementara luas tanah longsor, tinggi 45 meter, tinggi longsor, panjang 40 meter dan lebar 5 meter.

Baca juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling di Jalan Provinsi Wilayah Pajampangan

“Untuk penanganan sementara kami memerlukan peralatan mendesak, yakni alat berat louder dan mesin gergaji,” tambah Dandi.

Sementara Sutisna, dari Dinas PU Propinsi Jawa Barat dari titik okasi longsor mengabarkan, bahwa longsor yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, tepatnya berada pada km 159+100.

Petugas saat berada di lokasi tanah longsor yang menutup ruas jalan Bagbagan-Kiaradua.| Ist

Untuk penanganan sementara P2BK Simpenan berkoordinasi bersama perangkat Desa/Kecamatan, Babinsa, Bhabinkantibmas,Satpol P guna melakukan pendataan.

Baca juga:  Lupa Matikan Api Tungku Dapur, Rumah Warga di Cibereum Kota Sukabumi Ludes Terbakar

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi saat ini musim penghujan akan terus berlangsung dan berpotensi banyaknya tanah longsor dan disertai angin kencang,” tutup Dandi

Pos terkait