Sedangkan juara satu lomba mural diraih oleh Alif Edi Hermawan dan Yuda Ramadhana. Keduanya warga Surabaya dan Driorejo, Kabupaten Gresik. Menurut Yuda, bahwa konsep yang ia gambarkan dalam seni mural dengan gambar Presiden Joko Widodo. Itu mempunyai makna bahwa Indonesia Satu.
“Artinya, bahwa Negara ini tidak bisa dipimpin hanya satu orang. Melainkan harus bersama sama baik TNI, Polri dan juga masyarakat indonesia,” kata Yuda, usai menerima penghargaan.
Ditambahkan Alif, kenapa saya menggambar wajah Presiden Republik Indonesia, dengan menunjuk satu jari di depan dengan diikuti oleh banyak orang. Bahwa presiden ini seorang pemimpin, namun untuk menuju indonesia satu semua harus bersatu.
“Sebenarnya ini kritik, namun kritik lebih elegan dengan mengekspresikan ke dalam sebuah gambar melalui karya seni mural,” ucap Alif.
| Baca juga: |
| Ketua DPD RI: Dorong Pemerintah Akomodasi Seni Kaligrafi di Ruang Publik |
Dengan adanya lomba mural yang diselenggarakan oleh Humas Polda Jawa Timur. Para peserta berharap, ini bisa dilanjutkan kembali. Karena dengan lomba ini, anak muda yang mempunyai jiwa seni bisa menyalurkan bakat mereka.
“Saya terima kasih kepada humas polda Jatim, kegiatan lomba mural ini sangat positif. Berharap kedepan bisa dilakukan kembali,” pungkas dia.
Usai acara selesai, para juara mulai satu, dua dan tiga. Menerima piagam serta uang pembinaan yang diberikan secara langsung oleh Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.
Selain itu, bagi peserta yang lain. Juga diberikan uang pembinaan dan sertifikat serta sembako.(**)
Kontributor: AS
Redaktur: Akoy Khoerudin






