Sat Samapta Polres Sukabumi Sigap Bantu Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Nyalindung

Pilisi dan petugas kebencanaan saat membersihkan material longsoran tanah pasca banjir dan longsor di Kecamatan Nyalindung.| Sumber foto: Humas Polres Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di Kecamatan Nyalindung. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Satuan Samapta Polres Sukabumi bergerak cepat turun ke lapangan untuk melakukan penanganan awal berupa pembersihan material banjir dan longsoran, Selasa (30/12/2025).

 

Sejak pagi hari, personel Sat Samapta bersama anggota Polsek Nyalindung dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak. Fokus utama penanganan dilakukan pada akses jalan umum dan lingkungan permukiman warga yang tertutup lumpur, batu, serta material kayu yang terbawa arus banjir dan longsoran tanah. Kehadiran aparat kepolisian disambut baik oleh masyarakat setempat yang turut bergotong royong membantu proses pembersihan.

Baca juga:  Empat Desa di Curugkembar Terjadi Pergerakan Tanah, Rusak 26 Rumah dan 3 Hektar Sawah

 

Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel dan warga bahu-membahu menyingkirkan material yang menghambat aktivitas warga. Upaya ini dilakukan agar mobilitas masyarakat dapat segera kembali normal serta mencegah terjadinya kemacetan dan potensi kecelakaan di jalur terdampak.

 

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan jajarannya merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.

 

“Begitu menerima laporan adanya banjir dan longsor di wilayah Nyalindung, kami langsung mengerahkan personel Sat Samapta untuk membantu penanganan di lapangan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat merupakan komitmen kami untuk selalu siap membantu,” ujar Kapolres.

Baca juga:  Jalan Desa Amblas di Caringin Sukabumi, Roda Empat Tak Bisa Lewat

 

Selain melakukan pembersihan material, petugas di lapangan juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan. Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.

 

Sementara itu, Kapolsek Nyalindung menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam penanganan pascabencana tersebut. Menurutnya, kerja sama yang solid sangat membantu percepatan pemulihan kondisi di lokasi terdampak.

Baca juga:  Temu Mayat di Aliran Sungai Ciparanje Tegalbuleud Sukabumi Gegerkan Warga

 

“Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan gotong royong semua pihak, material banjir dan longsor dapat segera dibersihkan. Akses jalan kembali dapat dilalui dan situasi perlahan mulai normal,” ungkap Kapolsek.

 

Polres Sukabumi kembali mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

 

Pos terkait