Seorang Gadis Ditemukan Pingsan di Kota Sukabumi, Kenapa?

Gadis Pingsan saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit setelah dievakuasi petugas Kepolisian.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Seorang gadis ditemukan tak sadarkan diri dipinggir jalan dekat pelataran rumah warga. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan sempat membuat panik warga sekitar Kampung Babakan Bandung, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja mengatakan, pihaknya menerima aduan dari warga sekitar pukul 06.00 WIB. Atas aduan tersebut, petugas langsung menuju lokasi kejadian, untuk memastikan kondisi gadis yang diketahui berinisial T.S (18) tersebut.

Baca juga:  Pengamanan Imlek 2022 di Kota Sukabumi, Ratusan Personel Diterjunkan 

“Pada saat melakukan pengecekan di lokasi, memang benar pada saat itu terdapat seorang gadis yang tersungkur di jalan raya dekat teras rumah warga,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (14/05/2022) sore.

Lanjutnya, berdasarkan pemeriksaan awal dilokasi kejadian, memang didapati kondisi gadis tersebut yang tak sadarkan diri karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Setelah kami lakukan pengecekan dan keterangan saksi dilokasi kejadian, kami langsung bawa gadis tersebut ke rumah sakit,” ungkapnya.

Baca juga:  Atap Rumah Ambruk dan Jalan Amblas di Kota Sukabumi Akibat Cuaca Buruk

“Dari kejauhan, aroma nafasnya juga sangat tercium sekali bau alkohol. Kemungkinan mabuk berat,” sambungnya.

Masih menurut Arif, setelah gadis itu mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, kemudian petugas juga menghubungi pihak keluarga, dengan mendatangi alamat yang sesuai dengan kartu tanda pengenal.

“Keluarga gadis itu kami jemput ke rumah sakit,” tambahnya.

Baca juga:  Kapolres Sukabumi Kota Beri Penghargaan untuk 11 Personel

“Setelah dimintai keterangan tambahan dari pihak keluarga, diketahui bahwa gadis ini telah meninggalkan rumah sejak satu minggu lalu,” sambungnya.

Setelah mendapatkan penanganan medis, gadis yang mulai sadar tersebut, kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga.

“Tadi di rumah sakit juga dilakukan pemeriksaan awal, hasilnya memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dan semua hasil pemeriksaan medis, menunjukan hasil yang normal,” tandasnya.**

Pos terkait