Sinergi dengan BPN Jadi Kunci, DPTR Sukabumi Fokus Tuntaskan Persoalan Tanah

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Sukabumi, Asep Rahmat, menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di wilayahnya.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Kepala BPN Majalengka yang baru, Wendi Istawan. Dalam kesempatan tersebut, Asep menekankan pentingnya komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi.

Baca juga:  Riksa Budaya Jabar di Kabupaten Sukabumi Ditutup dengan Wayang Golek

“Sejauh ini baru pertemuan pertama, tapi beliau menyampaikan keinginan untuk bersinergi dan ikut menyelesaikan persoalan tanah di kabupaten,” kata Asep, Sabtu (30/8/2025).

Menurutnya, meski pertemuan masih pada tahap awal, ada optimisme bahwa kerja sama ke depan akan lebih solid dan terarah.

Asep juga menjelaskan bahwa komunikasi dengan pejabat BPN sebelumnya berjalan baik, meskipun tidak ada acara perpisahan resmi. “Kalau di kantor pemerintah itu kan ada sertijab. Jadi poin-poin kerja yang harus dilanjutkan tetap sama,” ujarnya.

Baca juga:  DPTR Sukabumi Siapkan Rakor GTRA, Fokus Tuntaskan Masalah Tanah Berlarut

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di BPN tidak akan memengaruhi fokus penyelesaian masalah pertanahan yang masih menumpuk. Sejumlah isu prioritas yang harus dituntaskan meliputi penataan aset tanah pemda, reforma agraria, hingga percepatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Intinya, semua masalah tanah harus bisa didengar, dikompromikan, dan dicari solusinya. Tidak bisa dihindari,” tegasnya.

Baca juga:  Pemdes Sukamaju Pertanyakan Kelanjutan Banprov Penanganan Covid-19

Dengan terjalinnya sinergi yang lebih baik, Asep berharap kepastian hukum pertanahan di Kabupaten Sukabumi semakin kuat dan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah.

Reporter : Rijal
Editor : Redaksi

Pos terkait