Sinergitas TNI dengan Warga Binaan pada Kegiatan TMMD ke 116 di Wilayah Kodim 0607 Kota Sukabumi

Kegiatan TMMD ke 116 Kodim 0607/Kota Sukabumi di Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Kodim 0607/Kota Sukabumi menuju sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 Kodim di Kampung Pasantren, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi bukan hal yang mudah. Pada awalnya di lokasi bila menggunakan kendaraan roda dua saat musim hujan kondisinya sangat becek.

Tekstur tanah yang gembur bila tidak hati-hati kendaraan motor amblas dan bisa terjatuh. Ada sekitar dua kilometer dari jalan raya untuk memasuki sasaran TMMD. Kawasan sekitar jalan tersebut dulunya merupakan pesawahan dan tidak ada jalan untuk dapat menuju Kampung Babakan, maka warga harus berputar dulu untuk menuju jalan raya.

Kini impian warga Kampung Pasantren dan Babakan terkabul dengan sudah dibangunnya jalan sepanjang 700 meter dan jembatan yang dilakukan secara bersama-sama personel Satuan Tugas TMMD serta warga masyarakat untuk membuka akses jalan yang dibuka dan dikerjakan dengan penuh semangat dilakukan oleh personel TNI dan warga guna mewujudkan harapan untuk menikmati kemudahan akses jalan.

“Awalnya ini pematang lebar 50 cm, kita naikan jadi 4 meter badan jalan. Para personel TNI dan masyarakat dengan penuh semangat membangun jalan dan jembatan sepanjang delapan kilometer dan lebar delapan kilometer serta kedalaman empat meter. Kata Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi”.

Faktor cuaca yang menjadi penghalang, namun tidak membuat mereka putus asa untuk suatu keberhasilan dan impian memiliki jalan untuk mempermudah kegiatan sehari-hari. Apalagi puluhan tahun akses jalan tidak ada menuju kampung pesantren dan Babakan
Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi ini dahulu, jalan belum tersentuh oleh pembangunan. Sehingga warga harus menempuh jarak 2 km untuk sampai ke jalan raya, ditambah lagi saat hujan.

Anak-anak mereka yang hendak berangkat ke sekolah terpaksa harus berjuang di tengah jalan setapak yang becek untuk bisa belajar ke sekolah. Pelaksanaan TMMD dilakukan mulai 10 Mei 2023 hingga 08 Juni 2023 turut melibatkan Polri, Angkatan Laut, Stakeholder serta masyarakat. Bukan hanya pembangunan fisik tapi juga non fisik, serta pembangunan 2 unit Rumah bagi warga Kampung Babakan yang lahannya terkena imbas pelebaran jalan.

Baca juga:  Napak Tilas Kabuyutan Kampoeng Awi Sukabumi 

Pembangunan Partisipatif Kerjasama secara bersama sama antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan fisik dan non fisik di desa Janbenenggang dengan satu harapan, yakni keberhasilan, serta melibatkan Pemerintah Kab Sukabumi sbg mitra kerja.
Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus selalu ditumbuhkembangkan dan dimantapkan secara terus menerus.

Salah satu kegiatan operasi bhakti TNI yang langsung menyentuh kebutuhan hidup masyarakat, di mana Pemda Kab Sukabumi mengelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar untuk program TMMD ke-116 di Kab Sukabumi. Hal ini tentu mempercepat pembangunan di kawasan tersebut dengan pembangunan partisipatif yang melibatkan masyarakat.

Sebanyak 100 warga di desa tersebut bergabung bersama TNI sebanyak 150 personel untuk pembangunan jalan dan jembatan serta pembangunan .yang pada hari Selasa tgl 6 Juni 2023 sudah rampung 100 persen.

“Satgas sangat bekerja keras selama sebulan ini. Tapi itu merupakan bentuk “SINERGI LINTAS SEKTORAL MEWUJUDKAN KEMANUNGGALAN YTNI- RAKYAT SEMAKIN KUAT” dan turun langsung untuk menuntaskan apa yang menjadi kesulitan warga”.
Dandim berharap semua pengabdian prajurit ini dapat di jaga dan dinikmati oleh seluruh masyarakat desa Jambenenggang. TMMD ke-116 diKampung Pasantren desa Jambenenggang ini merupakan implementasi dari komunikasi dan pembangunan partisipatif sangat terlihat, dimana pemvangunan 2 unit rumah selesai tepat waktu karena partisipatif dari mastarakat yang sangat baik.

Hal lain pula dilakukan Dandim 0607/Kota Sukabumi dengan melakukan komunikasi partisipastif, dimana dalam pembangunan jalan tersebut ada lahan warga yang dilalui untuk pembangunannya. Dia mengatakan bahwa ada beberapa pemilik lahan tidak mau
melepas lahannya diambil untuk pelebaran jalan.

Baca juga:  "Geyser Geopark Ciletuh" Pesona Panorama Alam Indah Sukabumi

Namun begitu tahu bahwa lahan digunakan untuk pembangunan jalan langsung menyetujui lahannya digunakan. Untuk itu diperlukan komunikasi antara pemerintah dalam hal ini TNI sebagai pihak yang hendak membangun dengan masyarakat sebagai sasaran dari pembangunan tersebut, sehingga pembangunan yang dijalankan bisa benar-benar sesuai dengan apa yang
diharapkan.

Pembukaan jalan tembus dari Kampung Pasantren dengan kampung Babakan untuk mempersingkat waktu bagi aktivitas masyarakat dalam rangka memperlancar roda ekonomi warga. Keberhasilan pembangunan tidak lepas dari adanya komunikasi pembangunan.
Komunikasi menjadi salah satu sarana yang sangat penting dalam menjaga interaksi dan hubungan antara masyarakat dengan lingkungan sosial maupun masyarakat dengan TNI. menyatakan program TMMD akan mampu memperbaiki dan meningkatkan citra TNI di mata rakyat yang berarti persepsi positif masyarakat terhadap TNI pun akan semakin meningkat. Pada akhirnya integrasi dan sinergi atau kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin kuat dan tangguh.

Terwujudnya ini akan menjadikan elemen kunci bagi suksesnya pembinaan teritorial dan pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan ketahanan wilayah. Terbukanya akses jalan tembus dari Kampung satu dengan yang lainnya akan memperlancar warga yang akan menjual hasil perkebunannya menuju wilayah pusat pasar Kab Sukabumi Bahkan ini memperlancar jalur perekonomian warga dan menghemat biaya BBM yang digunakan untuk kendaraan. Biasa mereka berjalan beberapa kilometer saat ini, jauh lebih
dekat dan cepat.

Dengan dibukanya akses jalan ini, warga membuka komunikasi dan wawasan serta saling mengembangkan satu daerah dengan daerah lainnya dan meningkatkan perekonomian,” kata Dandim 0607/Kota Sukabumi.

Bahkan tidak menutup kemungkinan kawasan ini membuka potensi untuk pembentukan sentra ekonomi baru di wilayah Sukabumi Warga tidak perlu jauh – jauh lagi membawa hasil pertanuan untuk dijual ke pusatpasar Kab Sukabumi. Pembukaan akses jalan penghubung ini memberikan dampak mutualisme, dapat melalui jalan baru termasuk masyarakat lain yang melintasi bagi masyarakat yang akan ke wilayah kecamatan lainnya.

Baca juga:  HGN ke 63: Protein Hewani Cegah Stunting

Bila ada sentra ekonomi baru di kawasan tersebut otomatis kebutuhan primer warga dapat terpenuhi. Dimana lahan yang luas dan akses jalan sudah terbuka akan memudahkan implementasinya. Hal itu mendapatkan apresiasi dari warga setempat. Dengan antusias warga berbondongbondong mengunjungi lokasi, untuk melihat sekaligus menikmati langsung jalan yang dibangun oleh Satgas TMMD ke-116 di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi.

“Perasaan warga senang sekali, ini sudah lama menjadi impian kami warga disini. Alhamdulillah dengan adanya kegiatan TMMD, kami tidak lagi lewat jalan yang sulit apa lagi kalau sudah hujan rintangan dalam perjalanan semakin berat. Kami warga disini sangat
bersyukur sekali dan mengucapkan terimakasih kepada TNI,” kata Bpk Dahlan salah satu warga di Kampung Babakan.

Bupati Kab Sukabumi memberikan apresiasi atas hasil kerja Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 Kodim 0607/Kota Sukabumi yang sudah lakukan pembangunan fisik dan non fisik.

“Saya turut bangga mengapresiasi sebesar- besarnya dimana tugas ini apabila dikerjakan oleh pemborong tidak akan selesai dalam waktu satu bulan,” kata Bupati Kab Sukabumi. Dia mengungkapkan bahwa berkat kerja teman – teman TNI/Polri di lapangan, maka
pembangunan badan jalan. Program TMMD ini telah banyak membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karya: Satgas TMMD Kodim 0607/Kota Sukabumi

Pos terkait