Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Sektor Wisata Bisa Jadi Kluster Covid-19

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani menyanyangkan masih banyak tempat wisata yang minim fasilitas penerapan protokol kesehatan Covid-19. Terlebih wisata alam terbuka, seperti pantai.

Ia mengaku sudah mengingatkan kepada beberapa investor dan pengelola objek wisata yang kurang fasilitas protokol kesehatan. Jika tidak diindahkan maka sanksinya kembali ditutup, untuk mencegah penyebaran penyebaran virus.

Baca juga:  Terkonfirmasi 4 Positif dan 6 Reaktif di Pasar Surade, Jadi Kluster Baru?

“Memang dibukanya kembali objek wisata ini untuk membangkitkan perekonomian warga, tapi kami pun merasa was-was jika destinasi wisata malah menjadi klaster baru Covid-19,” ungkapnya kepada awak media belum lama ini.

Menurut Usman, setelah dibuka kembali objek wisata untuk umum di masa pandemi ini, ada beberapa aturan ketat yang wajib dilaksanakan. Salah satunya menerapkan protokol kesehatan.

Pos terkait