LINGKARPENA.ID | Puskesmas Waluran, Kabupaten Sukabumi memberikan respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda wilayah Pajampangan, dengan menurunkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak.
Banjir yang terjadi akibat hujan deras pada ahad 3 – 4 Desember 2024 menyebabkan beberapa rumah terendam, dan berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat setempat.
Tim medis dari Puskesmas Waluran, terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan langsung turun ke lokasi untuk memeriksa warga terdampak dan memberikan edukasi terkait potensi penyakit yang mungkin muncul serta memeriksa lingkungan sekitar.
“Kami pun memberikan pengobatan gratis bagi warga terdampak bencana. Selain itu, tim juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat medis untuk kebutuhan mendesak,” ujar Kepala PKM Waluran, Hj. Siti Rochmah kepada lingkar pena id Sabtu (21/12).

Lanjut kata Siti Rochmah lagi, dalam situasi darurat atau kebencanaan kesehatan warga menjadi perioritas utama tim PKM Waluran. Sehingga pada saat wilayah Pajampangan termasuk Kecamatan Waluran diterjang bencana PKM Waluran gerak cepat turunkan tim medis ke titik titik lokasi terdampak.
“Di Kecamatan Waluran terdapat beberapa titik lokasi terdampak pergerakan tanah dan banjir. Ada empat titik lokasi yang kami prioritaskan untuk dikunjungi dan memberikan pelayan kesehatan kepada warganya. Empat titik lokasi bencana tersebut berada di Desa Sukamukti, Mangunjaya, dan Desa Caringinnunggal,” terang Hj. Siti Rochmah.
Saat melakukan kunjungan ke empat desa prioritas, tim Nakes PKM Waluran, selain melakukan pemeriksaan medis, tim nakes juga membagikan informasi terkait upaya pencegahan penyakit yang dapat berkembang di musim banjir.
Tim Nakes berpesan kepada warga terdampak bencana seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan air yang tercemar dan pentingnya mengonsumsi air bersih.
“Dilokasi terdampak kami juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan dan mengikuti prosedur kesehatan yang dianjurkan. Selain pelayanan kesehatan langsung, Puskesmas akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi kesehatan warga hingga situasi pasca-banjir kembali normal,” tandas Hj. Siti
Warga sangat mengapresiasi kehadiran tim medis dari Puskesmas Waluran. Mereka mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan langsung dari Puskesmas.

Sementara Pj kepala desa Mangunjaya Waluran, Dedi, sangat mengapresiasi langkah dan gerak cepat yang dilakukan oleh tim tenaga kesehatan yang diterjunkan oleh PKM Waluran dalam membantu menangani kesehatan para korban terdampak bencana.
“Kami atas nama warga Desa Mangunjaya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada tim medis dari Puskesmas Waluran yang sudah bersinergi dengan Pemdes Mangunjaya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga kami yang terdampak bencana,” ujar Pj. Kepala Desa Mangunjaya, Dedi.






