Team TPAKD berfoto bersama setelah melaksanakan rapat teknis.

TPAKD Kabupaten Sukabumi Akan Launching Program Ngelawan Terhadap Rentenir

KABUPATEN SUKABUMI

Lingkarpena.id, Sukabumi – Dalam rangka meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, percepatan penanggulangan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan antarindividu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi telah membentuk TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) melalui Keputusan Bupati Nomor : 900/Kep. 935-Ekon/2020 tentang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, tanggal 7 Desember 2020.

Sebagai langkah awal pelaksanaan kerja, Team Sekretriat TPAKD yang dikomandoi oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi telah mengadakan rapat teknis pada Kamis (18/03/2021) di ruang rapat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Sukabumi.

Acara tersebut dihadiri oleh OJK Regional 2 Jawa Barat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi, Dinas Informasi Komunikasi dan Persandian, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Perindustian dan ESDM, PT Bank Jabar Banten Tbk. Palabuhanratu, PT Bank Jabar Banten Tbk. Sukabumi, Perumda BPR Sukabumi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sukabumi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cibadak, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sukabumi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Sukabumi, PT Bank Syariah Indonesia, PT Pegadaian (Persero) Sukabumi, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Sukabumi, PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) Sukabumi, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Sukabumi, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Sukabumi, dan PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Sukabumi.

Baca juga:  MNC Lido City Mendorong Ekonomi Kreatif dan Laju Investasi di Wilayah Kabupaten Sukabumi

Baca juga:  Momentum HUT RI Ke 76, PWI Kabupaten Sukabumi Untuk Berbagi

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yulipri menyampaikan bahwa TPAKD merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Ia juga menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya TPAKD adalah untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah, mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah, mendorong LJK untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Baca juga:  Diduga Frustasi Kepergok 'Gituan' Remaja di Simpenan Ditemukan Gantung Diri Esok Harinya

Selain itu juga tujuan TPKAD adalah menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif.

Langkah nyatanya dengan mengembangkan umkm, usaha rintisan (start up business) dan membiayai pembangunan sektor prioritas, dan mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan indeks inklusi keuangan di Indonesia.

Sementara itu Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Sukabumi, Jalaludin Mukti menyampaikan bahwa Program Kerja TPAKD diharapkan ada konektivitas dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi tahun 2021-2026.

Baca juga:  Penerima BLT DD di Kabupaten Sukabumi Dipangkas

Baca juga:  34 Korban Keracunan di Jampangtengah Diduga dari Es Cendol 

Kepala Sub Bagian Pendalian dan Distrbusi Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Daden Suhendi memaparkan Program TPAKD Kabupaten Sukabumi Tahun 2021 ada dua yaitu BUMI (Bangkit Usaha Mandiri) dan Perahu Kertas (Perempuan Hebat Untuk Keluarga Berkualitas). Kedua program besar itu merupakan pelaksanaan dari program-program dalam rencana pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Program BUMI akan diimplementasikan dalam bentuk KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan GENTAR BUMI (Gerakan Tabungan untuk Pelajar Kabupaten Sukabumi). Sementara Program Perahu Kertas dibranding dengan nama NGeTRen (Ngelawan Terhadap Rentenir).

Perwakilan OJK Regional Jawa Barat, Iman Kadarusman menyampaikan terima kasih atas upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang sudah memulai bersinergi dengan perbankan, dan berharap team ini segera dikukuhkan. “Bupati Sukabumi, Marwan Hamami direncanakan akan mengukuhkan team ini pada Minggu kedua di bulan April 2021.” jawab Daden Suhendi, ketika ditanya wartawan tentang kapan pelaksanaannya.

 

Redaktur:  Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan