Tragis! Anak Habisi Ibu Kandung di Sukabumi, Diduga Ini Motifnya

Inilah sosok R yang menghabisi Ibu kansungnya sendiri di Sukabumi. R, langsung diamankan di Polsek Kalibunder guna pemeriksaan.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Heboh, seorang Pemuda di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, tega menghabisi ibu kandungnya sendiri. Pelaku menghabisi sang ibu dengan menggunakan garpu (alat pertanian) pada Selasa, 14 Mei 2024.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Kampung Cilandak RT 15/04 Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder. Sang Ibu Inas (45) tewas mengenaskan setelah mendapat hujaman garpu.

Dugaan sementara kata Kapolsek Kalibunder Iptu Taufik Hadian, pelaku (R) ini mempunyai keinginan yang belum dipenuhi oleh Ibunya (Inas). Berdasarkan informasi yang berhembus pelaku ingin membeli kendaraan roda dua, namun belum dipenuhi oleh Ibunya yang statusnya janda ini.

“Ya benar, pelaku sadah menghabisi ibu kandungnya sendiri. R sudah kami amankan,” jelas Kapolsek Kalibunder kepada Lingkarpena.id Rabu (14/5) malam.

Baca juga:  Satu Rumah Terbakar Habis di Sukabumi

Taufik menjelaskan, pihak kepolisian Polsek Kalibunder segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang akan dilaksanakan bersama Satreskrim Polres Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri.

“Ya, nanti kami akan ke TKP untuk melakukan pemeriksaan. Kalau pelaku sudah kami amankan. Kalau untuk motifnya kitajuga belum tahu jelas ya. Jika kabar yang berhembus pengen beli motor. Tapi itu baru dugaan kabar, nanti untuk lebih jelasnya kami sampaikan,” imbuh Taufik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lingkarpena dilapangan, penganiayaan anak terhadap ibu kandung ini terjadi pada Senin, (13/5/2024) yang diketahui pada dini hari sekira pukul 04.15 WIB.

Baca juga:  Anak Durhaka! Bacok Ayah Kandung dengan Golok di Sukabumi

Menurut keterangan dua orang saksi, Fahirudin dan H. Isra, sekira pukul 04.00 pelaku datang menemui saksi dan menawarkan  sejumlah uang dengan nominal Rp 330 ribu. Pelaku juga meminta saksi untuk membunuh dirinya (R).

“Mang tolong bunuh saya! karena saya sudah membunuh ibu saya,” pinta pelaku kepada Kedua saksi, namun saksi tidak mengindahkan permintaan pelaku tersebut.

Dengan adanya kejanggalan itu maka saksi kedua, H. Isra merasa penasaran. Kemudian sekira pukul
04.15 WIB saksi tiba dirumah korban dan ditemukan korban telentang di dalam kamar dengan kondisi tubuh bersimbah darah akibat luka tusuk pada bagian wajah dan leher.

Baca juga:  Polisi di Sukabumi Sumbangkan Darah di HUT RI

Melihat kejadian tersebut saksi langsung melaporkan kejadian yang mereka ketahui di rumah korban kepada Kadus dan meneruskannya pada anggota Koramil Kalibunder.

Sementara, informasi yang didapat, si pelaku ini semenjak ayahnya meninggal dunia R, ini tinggal berdua dengan ibu kandungnya. Dan R, terindikasi mengalami gangguan kejiwaan.

Juga informasi yang berkembang di masyarakat sekitar, perbuatan nekad R kepada ibu kandungnya itu dilatar belakangi permintaan R, yang ingin memiliki sepeda motor namun ditolak oleh sang ibu.

Pos terkait