Wabup Bersama Guru Besar IPB Bahas Program Konservasi dan Ekosistem Terintegrasi

Wabup Iyos terima guru besar IPB dan Tim di Pendopo Sukabumi, Rabu (31/8/22)| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri Menerima kunjungan Guru Besar IPB beserta rombongan terkait Program Konservasi di kabupaten Sukabumi. Penerimaan dilakukan di Aula utama Pendopo Sukabumi, Rabu (31/08/2022).

Guru besar fakultas kehutanan dan lingkungan IPB, Hadi S. Alikodra menyampaikan, tujuan kunjungan ini untuk mengintegrasikan ekowisata TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak) dan bioprospeksi dalam satu ekosistem wilayah pembangunan berkelanjutan. Antaranya yakni kesatuan wilayah pembangunan daerah Kab Bogor, Kab Sukabumi, Kab Lebak dan Kota Bogor, dengan inti TNGHS.

Baca juga:  Dua UPTD Dukcapil Wilayah Selatan Sukabumi Tetap Buka Pelayanan di Hari Libur

“TNGHS seluas 87.669 ha, secara administrasi berada di wilayah Kab. Bogor, Kab. Sukabumi, dan Kab. Lebak maka ini berpotensi untuk kesatuan budaya dan kearifan masyarakat untuk melindungi dan melestarikan dan memanfaatkan biodiversity yang ada,” ungkapnya.

Mengenai program konservasi tersebut, Wabup menyampaikan dukungan karena program tersebut bertujuan memuliakan bumi dan mensejahterakan masyarakat sebagai anugerah yang harus dijaga.

Baca juga:  Sekda Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi Anggota PWRI Kota Cilegon, Provinsi Banten

“Kita sepakat bahwa tujuan dari kegiatan ini sesuai dengan moto tata kelola geopark untuk memuliakan bumi oleh karena itu program ini sangat baik untuk ditindaklanjuti sehingga memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Wabup juga berharap areal tersebut bisa dimanfaatkan dan dikelola menggunakan metode kolaborasi fentahelix dengan memperhatikan kearifan alam, budaya dan sosial.

Baca juga:  Evaluasi P2WKSS, Sekda Minta Semua Pihak Bekerja Keras agar Raih Hasil Maksimal

“Kedepan kita ingin bahwa kawasan TNGHS bisa dimanfaatkan dengan baik dan bijak melalui sinergitas semua unsur, sehingga masyarakat disekitar TNGHS meningkat kesejahteraanya, terlindungi dan terayomi,” pungkasnya.

Pos terkait