Wabup Buka Porsenida ke XVIII Tahun 2024

Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri saat membuka secara langsung Porsenida ke XVIII di MAN 3 Sukabumi, Rabu (21/2/2024).| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sebanyak 66 sekolah tingkat SLTP mengikuti Pekan Olahraga Seni, Pendidikan dan Agama (Porsenida)  XVIII Tahun 2024, di Halaman Sekolah MAN 3 Sukabumi, Jalan lodaya sentra, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh MAN 3 Sukabumi itu dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri, pada Rabu, 21 Februari 2024 kemarin.

Wabup Sukabumi H Iyos Somantri mengatakan, bahwa Porsenida XVIII diyakini mampu melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi dan berkualitas untuk mengharumkan Kab. Sukabumi dikancah nasional maupun internasional.

Baca juga:  Wabup Iyos, Turut Tanam Perdana Sorgum di Desa Kertajaya Simpenan

“Kami sangat berterimakasih kepada MAN 3 Sukabumi yang telah menginisiasi kegiatan ini karena dengan Porsenida dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing,” ucapnya.

Wabup menyebut, Porsenida ini harus dijadikan kesempatan bagi lembaga pendidikan, sebab akan mengasah kemampuan dan keterampilan siswa menjadi generasi unggul.

Terdapat 3 point yang dapat dipetik dalam Porsenida ini, antara lain untuk peningkatan sportivitas diri, berkarya tanpa batas, dan meningkatkan tali persaudaraan.

Baca juga:  Wisatawan Harus Tahu! Delapan Titik Ini Disiapkan Polres Sukabumi di Kawasan Tempat Wisata

“Semoga ketiga point tersebut menjadikan kunci untuk menggali potensi dikemudian hari,” tandanya.

Kepada Sekolah MAN 3 Sukabumi, Pahirudin menjelaskan, Porsenida MAN 3 Sukabumi merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk rekrutmen siswa berprestasi dibidangnya.

Terdapat beberapa mata lomba dalam Porsenida ini, antara lain Kesenian, Pendidikan, dan Keagamaan. Lomba Kesenian meliputi, kesenian singing, paduan suara, kaligrafi, dan desain poster.

Baca juga:  Jemput Bola, BPJS Kesehatan Layani Peserta JKN di Ujunggenteng

Sementara untuk Lomba Pendidikan, yakni story telling, reklamasi puisi, pidato bahasa arab, aksara sunda, dan uji kompetensi dasar dari berbagai mata pelajaran. Adapun untuk Keagamaan ialah MHQ, MTQ, MSI dan FQK.**

Pos terkait