Warga Dua Desa Minta Pemerintah Bangun Kembali Jembatan Gantung Cukangbayur

LINGKARPENA.ID | Warga Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, serta Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berharap pemerintah segera membangun kembali Jembatan Gantung Cukangbayur yang hancur akibat banjir bandang pada Desember 2024 lalu.

 

Jembatan yang berada di Kampung Cukang Bayur RT 03/06, Kedusunan 3 Tonjong, Desa Caringinnunggal itu merupakan akses vital penghubung dua desa, terutama untuk kegiatan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi warga. Sebelumnya, jembatan tersebut dibangun oleh Jakarta Ambassador Golfer Association (JAGA), sebuah komunitas di lingkungan Kementerian Luar Negeri.

 

Kepala Desa Caringinnunggal, H. Neji Jaenudin, menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat. Selain menjadi jalur alternatif, jembatan itu juga menjadi akses tercepat menuju fasilitas pelayanan publik di wilayah Jampangkulon.

Baca juga:  Jembatan Cicewol Babakanpari Diresmikan

 

“Ini merupakan akses terdekat menuju Rumah Sakit Jampangkulon. Warga yang akan berobat ke RSUD Jampangkulon jika melalui jalan Surade menempuh jarak 25 kilometer. Tetapi jika melalui akses jembatan tersebut hanya 13 kilometer,” ujar Neji kepada lingkarpena. id, Kamis ( 4/12/2025 )

 

Ia berharap pemerintah daerah maupun pihak-pihak lain bersedia membantu pembangunan kembali jembatan yang kini sudah tidak dapat difungsikan.

Baca juga:  Dandim 0607 Kota Sukabumi Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat dan Halalbihalal

 

“Kami sangat berharap ada bantuan pembangunan jembatan ini. Warga benar-benar membutuhkan akses tersebut untuk aktivitas sehari-hari, terutama siswa, petani, dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.

 

Sejumlah warga turut menyampaikan harapan serupa. Salah satunya Asep (45), warga Desa Sirnasari, yang setiap hari melintas di lokasi tersebut sebelum jembatan putus.

 

“Dulu kalau mau ke kebun atau ke sekolah anak-anak lewat sini cepat. Sekarang harus memutar jauh sekali. Kami sangat berharap pemerintah bisa membangun lagi jembatan ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Jalan Ciangsana-Puncak Madura Kabupaten Sukabumi Dikeluhkan Warga

 

Hal senada disampaikan Siti (37), warga Caringinnunggal, yang kerap mengantar orang tua berobat ke Jampangkulon.

 

“Kalau jembatan masih ada, perjalanan kami lebih cepat. Sekarang harus memutar, dan itu berat bagi warga yang kondisi kesehatannya tidak kuat. Kami benar-benar menunggu perhatian pemerintah,” ujarnya.

 

Warga berharap proses pembangunan bisa segera direalisasikan mengingat jembatan Cukangbayur merupakan satu-satunya akses yang paling efisien untuk mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dua kecamatan tersebut.

Pos terkait