Yel-Yel LaNyalla RI 1 Digaungkan GPM Saat Kongres di Gianyar Bali

“Mereka hadir dengan gotong royong dan swadaya. Kami betul-betul berdiri di atas kaki sendiri,” kata Arya Wedakarna.

Dikatakannya, di sela-sela kesibukannya yang padat, LaNyalla menyempatkan hadir secara fisik menemui delegasi Kongres X Gerakan Pemuda Marhaenis.

“Satu-satunya pejabat yang mau datang secara fisik yaitu Ketua DPD RI. Jadi, mari kita pilih yang jelas-jelas saja,” katanya.

Baca juga:  Turut Gerakkan Ekonomi, La Nyalla: Apresiasi Kehadiran Pasar Syariah di Probolinggo

Dikatakannya, pada hari ini ada dua kekuatan besar yang bertemu dan dipersatukan dalam kongres kali ini. Kekuatan pertama adalah kehadiran 16 Senator asal Senayan.

“Suara mereka lima kali lipat lebih besar dari perolehan suara anggota DPR RI. Beliau-beliau ini secara politik meraih suara tertinggi dengan perolehan suara yang hebat,” ujarnya.

Baca juga:  Karaton Sumedang Larang Penjaga Nilai Luhur Sunda Pasca Jatuhnya Pajajaran

Kekuatan kedua adalah kaum Marhaenis dari seluruh Indonesia. Ia berharap kolaborasi dapat terjalin setelah acara ini.

“Setelah acara ini kita yang tidak terikat partai, anak ideologis Bung Karno, kami Banteng Kedaton, kami siap bersinergi ke depan dengan DPD RI,” ujarnya.

Arya Wedakarna juga menyatakan mendukung penuh langkah DPD RI yang mendorong Amandemen ke-5 Konstitusi.

Baca juga:  Gus Halim: Membangun Desa itu Harus Berkelanjutan, Sangat Detail tapi Tidak Rumit

“Kita akan perjuangkan calon Presiden dan haluan negara. Sekali kotak pandora itu dibuka, kita Marhaen harus ikut mewarnai. Harus ada pilihan pemimpin nasional yang lahir dari rahim rakyat,” tegas dia.

Arya Wedakarna sendiri berjanji siap menjembatani antara Marhaenis dengan DPD RI di seluruh daerah di Indonesia.

Pos terkait