Ribuan pohon ditanam di lokasi pergeseran tanah di Kecamatan Nyalindung. [Foto: Ist]

12.500 Pohon Ditanam di Lokasi Pergeseran Tanah Nyalingdung Sukabumi, LSM Dampal Jurig: Peringati Hari Puspa Satwa Bakti Lingkungan

KABUPATEN SUKABUMI SOSIAL

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung “Dampal Jurig Jabar” melakukan aksi sosial dengan menanam ribuan pohon, pada Minggu 7 November 2021.

Aksi sosial yang dikemas LSM Dampal Jurig Jabar itu, bekerjasama dengan Muspika Kecamatan Nyalindung. Selain itu, LSM Dampal Jurig, menggandeng BPDASHL KLHK RI, PB Himasi Sukabumi Raya, GMS Gerakan Milenial Sukabumi dan Mapala Syamsul Ulum.

Aksi sosial berupa penanaman pohon produktif buah-buahan dan tanaman konservasi, merupakan aksi ketiga kalinya. Penanaman pohon dilakukan di lokasi pergerakan tanah di Kampung Ciherang Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Ini Tiga Kegiatan yang Dilarang Pada PPKM Level 4 di Kabupaten Sukabumi

“Acara ini dikolaborasikan dengan rangkaian kegiatan peringati Hari Puspa Satwa dan Hari Menanam Pohon Indonesia. Jumlah pohon yang disediakan sebanyak 12.500 pohon produktif,” ujar Ketua LSM Dampal Jurig Jabar, Irvan Azis kepada lingkarpena.id, Minggu (07/11) sore.

Dikatakan Irvan, adapun pohon yang ditanam di lokasi pergeseran tanah merupakan pohon produktif dan, pohon keras. Diantaranya jenis pohon Mangga, Nangka, Jambu, Durian, Pete, Sirsak dan Alpukat, untuk pohon produktif. Sementara jenis, pohon keras, ada, pohon Kencana, Sengon, Kepuh, Trembesi, Sakura dan lainnya. Jumlah total pohon yang ditanam sebanyak 12.500 pohon.

Baca juga:  Pemdes Cibolang Kaler, Gelar Bimtek Pendataan IDM Berbasis SDGS

Irvan menegaskan, kegiatan ini akan terus dilakukan di berbagai pelosok wilayah di Kabupaten Sukabumi secara bertahap meski dari skala kecil.

Menurutnya, hal itu dilakukan dengan cita-cita ‘satu’ ingin menghijaukan bumi Sukabumi agar lestari. Diharapkan imbasnya nanti untuk Jawa barat khususnya Indonesia hijau.

“Aksi ini bertujuan gerakan antisipasi bencana alam. Karena di dalamnya akan banyak manfaat dari menanam pohon itu. Di lain sisi, kegiatan sebagai bentuk turut serta ikut membantu program pemerintah dalam mengurangi bahaya Pemanasan Global,” jelas Irvan.

Di samping menanam pohon, juga dilakukan penebaran bibit ikan di alur sungai Cimandiri dan kolam warga. Hal itu dilakukan untuk menambah ekonomi serta protein warga dan menjaga habitat ikan.

Baca juga:  Pemdes Citarik Arahkan Warga Tanam Kopi di Lahan Perhutani

Turut hadir dalam acara, Ibu Camat Nyalindung, Polsek Nyalindung, Danposramil, Pramuka Peduli, BPBD, serta para pelajar dan beberapa komunitas pecinta peduli lingkungan.

Di akhir statemennya, Irvan Azis mengutip pemikiran dari seorang ilmuwan yang menuliskan kalimat; “Pelajari alam, cintai alam, tetap dekat dengan alam, alam itu tidak akan pernah mengecewakanmu. ‘Frank Lioyd Wright’,” pungkas Irvan.

 

 

Redaksi: Lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan