Muspika Sagaranten Tinjau Dampak Pergeseran Tanah di Desa Cibaregbeg

LINGKARPENA.ID – Muspika Sagaranten meninjau langsung kondisi pemulihan jalan terdampak pergeseran tanah di Desa Cibaregbeg, Senin 6 Desember 2021. Pemulihan pengerjaan jalan dilaksanakan di Kampung Cikadu yang terdampak berat pada bencana tersebut.

Bencana anjloknya tanah di Kampung Cikadu Desa Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten di respon cepat Pemerintah Kecamatan Sagaranten. Hari ini perwakilan Kecamatan Sagaranten melalui Sekretaris Kecamatan Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan.

Baca juga:  Tiga Orang Tewas di Tanjakan Dini Geopark Ciletuh Sukabumi

Agus meninjau secara langsung pengerjaan pemulihan jalan lingkungan desa yang terdampak bencana pergeseran tanah bersama dengan Pemdes Cibaregbeg, BPBD, Babinkamtibmas Polsek Sagaranten Polres Sukabumi dan Babinsa Koramil 0622-11 Sagaranten.

“Jalan ini merupakan akses vital utama warga. Maka sangat penting untuk segera ditindaklanjuti pemulihannya,” ungkap Ridwan, kepada lingkarpena.id.

Menurut Ridwan, pengerjaan pemulihan jalan lingkungan yang terdampak dari bencana pergeseran tanah. Hal ini dilakukan karena kebutuhan akses warga yang kesulitan melintas untuk beraktivitas pasca bencana sangat penting untuk segera diperbaiki.

Baca juga:  Alami Kerugian 300 Juta, Petani Gunungguruh Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya!

“Untuk mempercepat pemulihan jalan utama ini diturunkan satu unit alat berat guna membantu percepatan pengerjaan jalan di lokasi ini,” tuturnya.

Ditambahkan Ridwan, hal ini merupakan kepedulian pemerintah terhadap warga masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Sagaranten. Diharapkan pengerjaan pemulihan jalan lingkungan dapat segera diselesaikan sesuai rencana sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas melintasi jalan tersebut.

Baca juga:  Temu Mayat di Aliran Sungai Ciparanje Tegalbuleud Sukabumi Gegerkan Warga

“Muspika berharap pengerjaan pemulihan jalan lingkungan ini dapat diselesaikan sesuai rencana. Sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman,” tambahnya.

 

 

 

 

Reporter: Aris Ram

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait