LINGKARPENA.ID | Kapolsek Caringin Polres Sukabumi meninjau lokasi bencana tanah longsor serta mengunjungi warga masyarakat yang terdampak di Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Ahad, (17/7/2022).
Ipda Sugiarto, terjun langsung ke lokasi meninjau lokasi tanah longsor dan warga terdampak bencana didampingi anggota Polsek Caringin Bripka Rahmat dan Bripka Yusuf serta petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Caringin, Ahmad.
Kapolsek Caringin Ipda Sugiarto, melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman menyampaikan, bencana longsor di Kecamatan Caringin terjadi pada Sabtu (16/7/2022) kemarin.
“Bencana longsor sendiri berdasarkan keterangan terjadi sekira pukul 04.00 WIB dini hari. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa” jelas Aah Saepul Rohman dalam keterangannya kepada wartawan.
Dalam kunjungannya itu Kapolsek meninjau dua rumah warga yang terdampak akibat longsoran tanah. Antara lain rumah milik Herman dan Dadang, di Kampung Ciseupan Hilir, RT 03/04 Desa Seusupan Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi.
“Saat terjadi bencana longsor dua rumah warga milik Herman dan Dadang ini tertimpa material longsoran tanah,” terangnya.
Petugas sudah melakukan penanggulangan sementara secara swadaya dengan warga sekitar bersama jajaran Polsek Caringin, BPBD Kecamatan Caringin serta unsur Musoika lainnya. Tim melakukan pembersihan material longsor dan perbaikan sementara sekitar lokasi.
“Untuk sementara jajaran Polsek Caringin bersama BPBD dan warga sekitar sudah melakukan tindakan penanggulangan sementara dengan membersihkan material longsor dan perbaikan di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
Menurut Aah, bencana diakibatkan adanya intensitas hujan tinggi yang cukup lama mengguyur kawasan wilayah Kecamatan Caringin hingga mengakibatkan terjadinya longsor tanah di lingkungan warga. Material longsoran sepanjang 5 meter dan ketinggian 5 meter.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun kerugian materil dari kedua kepala rumah tangga sudah cukup jelas. Kerugian materi masih dalam perhitungan pemerintah desa setempat,” pungkas Aah.**






