Gebyar Muharram 1444 Hijriyah, Baznas Kota Sukabumi Salurkan Santunan Kepada Anak Yatim dan Dhuafa

Ketua Baznas Kota Sukabumi, bersama Perwakilan Forkopimda Saat Menyerahkan Santunan Secara Simbolis Kepada Anak Yatim Dan Dhuafa di Gedung Pusat Kajian Islam di Kota Sukabumi, Jumat (12/08/2022). Foto: Azis Ramdhani

LINGKARPENA.ID | Gebyar Muharram 1444 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi menyalurkan santunan kepada 882 anak yatim dan dhuafa ,acara bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski), Kota Sukabumi, Jumat (12/08/2022).

Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir mengatakan penyaluran santunan terhadap anak yatim dan dhuafa ini dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap dengan jumlah 882 orang anak yatim yang tercatat dalam data Kesejahteraan Sosial (Kesos) Pemerintah Kota Sukabumi

“Saat ini pelaksanan penyaluran tahap pertama secara simbolis sudah dilakukan sedangkan tahap kedua akan disalurkan khusus kepada pelajar, Baznas sedang melakukan screening jumlah anak yatim yang ada di Kota Sukabumi dan bila tidak masuk dari data Kesos maka bisa di cover oleh pihak sekolah,” kata Amir kepada Lingkarpena.id.

Baca juga:  Diduga Hendak Tawuran, 57 Pelajar SMK Diamankan Polisi

Dijelaskan Amir, alokasi anggaran dalam penyaluran santunan kepada anak yatim dan dhuafa ini hasil dari pengumpulan dana infaq terikat sebesar Rp142 juta dengan rincian 882 anak yatim dan 19 panti asuhan.

“Perlu diketahui Baznas Kota Sukabumi mengelola dana Zakat dan Infak yang belum terlalu berkembang besar itu dana Infak. Sementara untuk dana zakat itu kan terbatas penyalurannya, untuk kegiatan ini diambil dari Dana Infak Terikat dari masyarakat yang ingin menyumbang khusus untuk kegiatan Gebyar Muharam ini saja,” bebernya.

Masih kata Miftah dari beberapa kasus kegiatan santunan Yatim Piatu yang dilakukan oleh sejumlah pihak sempat menuai sorotan Baznas Kota Sukabumi, pasalnya di sejumlah kegiatan Panitia penyelenggara santunan mencantumkan jumlah Yatim penerima cukup besar.

Baca juga:  Operasi Pekat Gabungan Jelang Ramadhan

“Kami khawatir, banyak sekali ajuan yang datang ke Baznas Kota Sukabumi, mereka mengajukan proposal kegiatan santunan, dengan mencantumkan santunan kepada 1500 anak yatim misalnya. Sedangkan data yang kami terima dari Kesos saja hanya 882 orang, jadi kami hanya khawatir saja, mereka hanya dijadikan komoditi atau bahasa kasarnya jualan anak yatim untuk kemudian dijadikan pengumpulan dana,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi menambahkan bahwa penyaluran tahap pertama Baznas Kota Sukabumi melakukan koordinasi baik dengan Kesos tingkat Kelurahan, Kecamatan dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga pengelola anak yatim dan panti asuhan.

Baca juga:  Rp1,4 Miliar P2RW Kecamatan Warudoyong Cair

“Sedangkan untuk penyaluran tahap II, rencananya akan di salurkan pada 24 Agustus 2022 mendatang dengan sasaran Yatim Piatu dilingkungan sekolah ataupun dibawah Instansi Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (MI dan MTs),” ucapnya.

Saya berharap semoga peran Baznas Kota Sukabumi bisa lebih dirasakan masyarakat, sehingga impact nya nanti kepercayaan atau trust masyarakat kepada Baznas akan naik,” pungkas Wawan

Turut Hadir dalam pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa, perwakilan Pemerintah Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama dan unsur lainnya.

Pos terkait