LINGKARPENA.ID | Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi mengakak warga Kota Sukabumi khususnya, untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup.
Pasalnya, sejauh ini kebutuhan darah di Kota Sukabumi menembus angka 2.000 labu darah per bulannya, sementara baru terpenuhi sebanyak 1.800 labu darah saja.
“Kebutuhan darah di Kota Sukabumi saat ini adalah sebanyak 2.000 labu per bulan, dari jumlah tersebut baru terpenuhi sekitar 1.800 labu darah per bulannya,” ungkap salah seorang petugas PMI, Yorin, saat menggelar donor darah dalam kegiatan Puncak Acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, yang diselenggarakan oleh PWI Kota Sukabumi, Senin (06/03/2023) di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski) Kota Sukabumi.
Menurut Yorin, untuk bisa menutup kebutuhan kekurangan darah tersebut, PMI Kota Sukabumi gencar mencari pendonor darah, bahkan hingga ke luar kota seperti Kota Jakarta, karena jika tidak demikian kata Yorin, PMI sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan darah tersebut.
“Untuk mencari pendonor darah sukarela, PMI memiliki petugas P2DS (Pelestarian Donor Darah Sukarela), yang bertugas untuk mencari sekaligus mengajak masyarakat agar mau secara sukarela mendonorkan darahnya demi kemanusiaan. Jadi bagi warga Kota Sukabumi yang mau mendonorkan darahnya atau melaksanakan kegiatan donor darah didaerahnya, bisa menghubungi petugas P2DS,” tutupnya.






