Bupati Sukabumi Peduli Kyai dan Guru Ngaji di Ponpes Darussyifa Yaspida

Bupati Marwan saat memberikan bantuan kepedulian terhadap guru ngaji usai kegiatan di Ponpes Darussyifa Yaspida Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berbagi kepada kyai dan guru ngaji di Auditorium Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Yaspida, Jumat, 14 April 2023. Kegiatan yang digagas Ponpes Darussyifa Yaspida ini, dalam rangka silaturahmi serta peduli kyai dan guru ngaji di bulan suci.

H. Marwan Hamami bersyukur, salah satu ponpes terbesar di Kabupaten Sukabumi berhasil mengumpulkan para kyai dan guru ngaji. Bahkan bukan hanya satu kecamatan, melainkan se Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Sebuah Asrama Santri di Cibadak Sukabumi Terbakar di Hari Santri Nasional

“Saya sangat bersyukur Yaspida dapat mengumpulkan para kyai dan guru ngaji sambil berbagi,” ujarnya.

Melihat hal ini, H. Marwan optimis permasalahan negara dapat ditangani lewat kebersamaan. Termasuk kebersamaan antara para kyai, guru ngaji, dan umat muslim.

“Saya yakin para kyai dan guru ngaji mampu membangkitkan semua itu,” ucapnya.

Kunci keyakinan ini, menurutnya dapat menguatkan pondasi generasi muda Indonesia. Termasuk generasi muda di Kabupaten Sukabumi yang akan menjadi penerus bangsa.

Baca juga:  Resmikan RM Gepuk Si Babah, Bupati: UMKM Dukung Pemulihan Ekonomi

“Bahkan, Kabupaten Sukabumi punya program magrib mengaji. Program ini untuk menguatkan pondasi generasi muda dalam menyongsong Indonesia emas. Tanpa arahan para kyai dan guru ngaji, bonus demografi akan sia-sia,” ungkapnya.

Maka dari itu, H. Marwan mengajak para kyai untuk bersatu dan bersama sama membangun daerah terluas ke dua se Jawa-Bali ini.

Baca juga:  Bupati Launching Makan Bergizi Gratis di MI Nurul Hikmah Ujunggenteng Ciracap

“Mari kita membangun Kabupaten Sukabumi lewat penguatan agama,” ajaknya.

Pimpinan Ponpes Darussyifa Yaspida Sukabumi K.H. ES. Mubarok menambahkan, kegiatan ini dihadiri semua kyai dan guru ngaji. Bahkan, tidak sedikit yang hadir dari selatan Kabupaten Sukabumi untuk bersilaturahmi di tempat ini.

“Para kyai dan guru ngaji hadir, sebab saling menghormati antar ulama,” pungkasnya.(*)

Pos terkait