LINGKARPENA.ID I Aksi Demontrasi puluhan Emak-emak dengan membentangkan Spanduk bertuliskan Jabar Sengsara “Teu Hayang Deui Milih Ridwan Kamil (RK)” Jalan Rusak Dimana-mana, menuntut perbaikan jalan rusak di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, membuat sorotan publik.
Seperti diketahui, sebelumnya puluhan Emak-emak mengekspresikan aksi Demo selain membentangkan spanduk, mereka menabuh perabotan rumah tangga sambil berjalan di jalan Pelabuhan II tepatnya di Kampung Cilangkap, Desa/ Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono angkat bicara terkait puluhan Emak-emak warga Cikembar yang menuntut perbaikan jalan rusak milik Pemprov Jabar.
“Di ruas jalan Sukabumi – Cikembang – Cikembar tahun 2023 ini, telah dilakukan pemeliharaan secara berkala sepanjang 3,597 kilometer,” kata Bambang dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id, Rabu (26/04/2023).
Dengan begitu sambung dia, penanganan atau pemeliharaan jalan rusak diruas jalan raya Sukabumi – Cilembang – Cikembar saat ini terhenti kegiatannya dilapangan lantaran libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah dan akan dimulai kembali pada H + 10 lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
“Tak hanya itu kerjasama dengan pabrik PT SCG melalui dana Corporate Responsibility (CSR) terus berjalan, bahkan saling melengkapi terutama penanganan sepanjang 3,5 kilometer diruas jalan tersebut dengan metode tambal sulam oleh pihak PT SCG,” bebernya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan untuk menuntaskan penanganan jalan Sukabumi – Cikembang- Cikembar tersebut, Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, bakal mengusulkan pada APBD perubahan 2023.
“Perlu diketahui total penanganan jalan rusak di Kabupaten Sukabumi dengan penanganan pekerjaan berkala sepanjang 38.5 kilometer. Yakni, pada ruas jalan Lingkar Sukabumi 11,642 kilometer, ruas jalan Sukabumi Baros – Sagaranten 12,443 kilometer, ruas jalan Sukabumi – Cikembar 3,597 kilometer, ruas jalan Jampangtengah- Kiara Dua 6,630 kilometer dan ruas Cikidang – Cibadak- Palabuhanratu 4,000 kilometer. Dan Semua paket pekerjaan itu akan rampung 100 persen pada minggu ke 3 bulan Juli 2023 nanti,” ungkapnya.
Masih kata dia, untuk penanganan di wilayah jalan rusak Sukabumi – Cikembang – Cikembar yang kini tengah diprotes masyarakat, khususnya di kalangan emak-emak, akan dilakukan pemeliharaan dengan tambal sulam oleh pabrik Semen Jawa. Di program Dinas BMPR Jabar, masuk dalam usulan perubahan tahun 2023.
“Di ruas jalan Sukabumi – Cikembang – Cikembar tahun ini kita sudah melakukan kegiatan dengan pemeliharaan berkala sepanjang 3,59 Kilometer dan dalam program perubahan 2023 juga di usulkan penanganan sepanjang 1,9 kilometer. Jadi selama program usulan itu belum berjalan, penanganan jalan masih dilakukan sesuai perjanjian kerjasama dengan pabrik Semen Jawa,” cetusnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Bara, melalui Dinas BMPR menyampaikan, permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi dan para pengguna jalan, atas masih adanya ketidak nyamanan dan masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan perbaikan jalan rusak yag masih belum tuntas.
“Kami juga ucapan terima kasih kepada masyarakat serta para pengguna jalan atas kesabaran dan masukan dalam penyelenggaraan perbaikan jalan itu,” pungkasnya.






