Lapas Sukabumi Berikan Pembinaan Kemandirian bagi Warga Binaan

Salah satu keterampilan kemandirian yang dipelajari warga binaan di Lapas Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lapas Sukabumi terus berupaya memberikan pembinaan terbaik kepada sejumlah Narapidana agar memiliki skil yang mumpuni.

Hal tersebut dilakukan melalui pembinaan dan keterampilan kemandirian para napi. Selain itu keterampilan dilakukan demi terwujudnya pelayanan prima sekaligus mengimpelementasikan tridharma petugas pemasyarakatan.

Kegiatan pembinaan yang dilakukan Lapas Sukabumi meliputi pembinaan kepribadian dan keterampilan yang digelar mulai Rabu 3 Mei 2023.

Sejumlah Napi Lapas Sukabumi antusias saat menyimak persentase yang dijelaskan tutor kegiatan keterampilan.| Ist

“Pembinaan kepribadian kemandirian yang kami lakukan ini melalui pendekatan keagamaan di bantu oleh kementerian Agama juga Dinas tenaga kerja Kota Sukabumi,” ucap Kalapas Sukabumi, Christo Toar, kepada awak media.

Baca juga:  Program Rehabilitasi Narkoba Lapas Warungkiara, Ini Pesan Kalapas dan WBP

Kali ini Lapas Sukabumi memberikan berbagai keterampilan-keterampilan bagi warga binaan, mulai dari membuat keset, mebel, sablon pakaian, produksi bakso, bahkan keterampilan pangkas rambut (Barbershop).

Dijelaskan Christo, Narapidana yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan, setelah ini mereka memiliki keterampilan dalam berbagai bidang. Contoh, salah satunya bidang pangkas rambut.

Seperti Ob (36) salah satu Narapidana Lapas Sukabumi yang memiliki keterampilan Pangkas Rambut (Barbershop). Keterampilannya tidak kalah dari pemangkas rambut profesional di luar Lapas Sukabumi.

Baca juga:  Ratusan Napi Lapas Sukabumi Terima Remisi Idul Fitri

Dikatakan Kalapas, saat ini Ob, diberikan kesempatan untuk membuka tempat potong rambut di dalam Lapas, khusus untuk para Narapidana maupun petugas Lapas.

Menurut Christo, sebelumnya dia memiliki keterampilan pangkas rambut, akan tetapi masih awam. Namun setelah mendapat pelatihan dari Lapas Sukabumi melalui pelatihan barbershop, dia mendapatkan pengetahuan yang baik.

“Ya, dan sekarang ia sudah berani untuk membuka jasa pangkas rambut di dalam Lapas,” terang Christo.

Baca juga:  Pesantren Al-Barokah Lapas Sukabumi, Gembleng Keagamaan Napi

“Saya sangat senang sekali mendapatkan ketrampilan bisa memotong rambut. Harapannya ilmu yang saya peroleh ini dapat saya terapkan ketika bebas nanti,” ucap Ob, seperti ditirukan Kalapas Sukabumi ini.

Diketahui, Lapas Sukabumi untuk beberapa kegiatan tersebut bekerjasama dengan Disnaker Kota Sukabumi dan LPK Badami. Kerjasama tentunya untuk melaksanakan berbagai pembinaan dan pelatihan kemandirian bagi Narapidana di Lapas Sukabumi.*

Pos terkait