Ini Dua Tempat Eduwisata di Sukabumi, Cocok saat Liburan Sekolah

FOTO: Gerbang pintu masuk lokasi Eduwisata penangkaran Penyu, Pantai Pangumbahan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.| Dok lingkarpena.id Jajang S

LINGKARPENA.ID | Kemana mengajak anak anda liburan selepas kenaikan kelas? Setidaknya ada dua tempat liburan yang pas, yakni Eduwisata Penangkaran Penyu di Pantai Pangumbahan dan Eduwisata Museum Megalodon. Keduanya berada di Sukabumi Selatan, tepatnya di Pajampangan.

Lokasi Eduwisata Penangkaran Penyu Pantai Pangumbahan terletak di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap. Sementara Eduwisata Museum Megalodon terletak di Kampung Salenggang, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menuju kedua tempat tersebut dibutuhkan waktu empat jam perjalanan dari Kota Sukabumi. Jika berniat mengunjunginya, dari Kota Sukabumi disarankan mengambil jalan arah Palabuahanratu – Kiaradua – Jampangkulon dan berahir di Surade. Kondisi ruas jalan tersebut cukup bagus.

Saat menuju ke sana, selama diperjalanan anda akan disuguhi panorama alam dengan hijaunya hamparan kebun teh, ngarai curam, dan rimbunya pepohonan menambah lengkap petualangan berlibur ke Pajampangan.

Setibanya di Kota kecil Surade, untuk menuju ke Eduwisata Museum Megalodon, perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Salenggang, akses masuknya dari Jalan Cibarehong Kelurahan Surade.

Baca juga:  Kapolres Naiki Kapal Patroli, Pantau Aktivitas Wisatawan Pantai Selatan Sukabumi

Sementara jika ingin langsung menuju ke Eduwisata Penangkaran Penyu Pantai Pangumbahan, dari Surade perjalanan dilanjutkan menuju ke arah Ujunggenteng, berjarak 18 kilo meter. Tidak sulit untuk sampai ke tempat tersebut. Cukup bertanya ke warga, anda akan diarahkan dengan bahasa ramah.

Museum Megalodon

Museum Megalodon pertama di Indonesia itu berdiri di samping Balai Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Di luar negeri, museum seperti itu hanya ada di Peru, Inggris dan Amerika. Karena sangat jarang, Museum Megalodon Gunungsungging sempat menjadi perhatian dunia internasional.

Di Museum berukuran 6 x 8 meter itu tersimpan segudang informasi seputar Megalodon. Ratusan fosil gigi hiu purba atau megalodon, moluska, ambergris, hingga tulang paus, gigi paus, dan lumba-lumba purba terpajang disana. Hingga kini tercatat ada 524 fosil

Museum itu didirikan masyarakat lokal bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gunungsungging sebagai pusat wisata dan edukasi.

Keberadaan fosil-fosil hewan purba itu membuktikan bahwa pada masa Miosen (12-23 juta tahun lalu), kawasan Pajampangan Sukabumi merupakan lautan yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Baca juga:  Menengok Terowongan Belanda di Kampung Bedeng Surade Sukabumi

Dengan mengunjungi Museum Megalodon anda, terutama anak anda, secara tak langsung telah berwisata sambil menimba ilmu.

Penangkaran Penyu

Berkunjung ke pantai sepertinya menjadi momen menyenangkan untuk mengisi liburan sekolah selepas kenaikan kelas. Pantai Pangumbahan sendiri terletak di Desa Pangumbahan, Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat. Pantai ini termasuk ke dalam deretan surga tersembunyi di pesisir barat Pulau Jawa.

Pantai Pangumbahan memiliki hamparan pasir silika yang menawan. Pasirnya berasal dari batuan tertua di Provinsi Jawa Barat, yang terletak di sekitar garis pantai. Pecahan atau reruntuhan bebatuan ini menghasilkan kuarsa yang biasa masyarakat gunakan untuk penyaringan air alami. Uniknya, pasir silika putih bersih tersebut akan berkilauan ketika terpapar sinar matahari.

Salah satu daya tarik yang ada di Pantai Pangumbahan adalah melihat atraksi penyu bertelur. Aktivitas ini menjadi momen langka yang bisa pengunjung temui. Mengingat penyu hanya akan bertelur ketika musim panas sekitar bulan Mei sampai Agustus.

Baca juga:  Wisatawan Lebih Memilih Ujunggenteng daripada Pantai Minajaya, Ini Alasannya!

Jika ingin menyaksikan bagaimana penyu bertelur, Anda bisa datang sekitar pukul 19.00 WIB hingga 02.00 WIB. Namun, ketika proses bertelur berlangsung, pengunjung wajib menjaga volume suara atau tidak gaduh. Pasalnya, penyu cukup sensitif dengan suara-suara bising.

Pantai Pangumbahan Sukabumi sendiri memiliki program pelestarian penyu yang sangat aktif. Tim sukarelawan dan penjaga pantai bekerja sama dalam memantau serta melindungi telur-telur penyu. Kemudian melepaskan anak penyu yang baru menetas ke laut ketika usianya sudah mencukupi.

Pantai Pangumbahan menjadi kawasan konservasi penyu. Disana telah dibangun beberapa fasilitas dan sarana informasi seputar satwa penyu. Berkunjung ke sana anda akan diberikan informasi seputar hewan bertempurung, penyu.

Berkunjung ke Pantai Pangumbahan sangat beruntung, selain bisa berwisata di alam terbuka, juga akan menambah perbendaharaan pengetahuan seputar dunia satwa langka. Selamat berlibur.

Pos terkait