Amunisi Asjap-Andreas dari Pajampangan

FOTO: Menghitung kekuatan amunisi dukungan dua paslon bupati dan wakil bupati sukabumi 2024 di wilayah Pajampangan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 sudah di depan mata. Beragam strategi dilakukan masing masing kubu untuk menjadikan jagoannya duduk sebagai orang nomor satu dan dua di Kabupaten Sukabumi. Pasangan Asep Japar dan Andreas diketahui mendapat dukungan dari Golkar, PPP, PAN dan PKB untuk partai non parlemen ada Gelora.

Sementara pasangan Iyos Somantri-Zainul diketahui mendapat dukungan dari Demokrat, Gerindra, PKS dan terakhir PDIP. Selain itu, terdapat 9 partai non parlemen yang bergabung dalam barisan pasangan ini, mereka adalah Nasdem, PSI, Perindo, PBB, Hanura, Buruh, Partai Ummat, Garuda dan PKN.

Jika menghitung kekuatan suara partai pendukung Asep Japar – Andreas berdasarkan perolehan suara partai, pada data dari Dokumen D Hasil/KPU Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2024, Golkar meraup total 252.887 suara, kemudian PPP 87.785 suara, PAN 80.697 suara dan PKB 190.635 suara. Total suara 612.004. ditambah suara Partai Gelora sebanyak 18.590 suara, sehingga total perolehan suara partai pendukung pasangan Asep Jafar – Andreas tersebut berdasarkan perolehan suara partai adalah, 630.594 suara.

Baca juga:  Belum Penuhi Persayaratan, Ratusan Bacaleg Terancam Dicoret KPU Kabupaten Sukabumi

Sementata perolehan suara partai pendukung Iyos – Zainul pada Pemilu 2024 di Kabupaten Sukabumi, Demoktrat mendapat raihan suara 115.639 suara, Gerindra 235.859 suara, PKS 161.300 suara kemudian PDI-P 129.611 suara. Total perolehan suara empat partai tersebut adalah 642.409 suara.

Dari partai non parlemen tercatat, Nasdem meraih suara 66.464 suara, PSI 8.857 suara, Perindo 8.570 suara, PBB 7.059 suara, Hanura 6.341 suara, Partai Buruh 6.059 suara, Partai Ummat 4.984 suara, Partai Garda Republik Indonesia atau Partai Garuda 4.587 suara dan terakhir PKN dengan 1.599 suara. Total jumlah suara partai pendukung Iyos – Zainul adalah 756.929 suara.

Baca juga:  Satpol PP Copot Baliho Caleg Partai di Tiap Sudut Jalan Kota Sukabumi

Dalam sebuah kontestasi politik, kekuatan koalisi parpol tidak dapat dijadikan jaminan kemenangan mutlak. Faktor-faktor lain seperti strategi kampanye, personal branding calon, isu-isu yang diangkat, dan faktor eksternal seperti kondisi sosial dan politik nasional dapat mempengaruhi hasil Pilkada.

Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Sukabumi periode 2024 – 2029, Asep Japar – Andreas, pada Pilkada Kabupaten Sukabumi akan mendapat gelombang dukungan dari daerah Selatan Sukabumi, Pajampangan. Dukungan signifikan itu datang dari para relawan yang saat ini tersebar di pelosok pelosok Pajampangan. Dengan lambang dan bendera berbeda namun satu tujuan, menjadikan Asjap – Andreas sebagai orang nomor satu dan dua di Kabupaten Sukabumi periode 2024 – 2029.

Organ relawan Asjap – Andreas yang kini ada di Pajampangan, sebut saja Relawan Akbar (Akrab Bersama Asep Japar) di Jampangkulon. Relawan yang dikomandoi H. Isep Dadang Sukmana ini terus bekerja dan bergerlya untuk meraih suara pendukung bagi kemenangan Asjap – Andreas.

Baca juga:  Kenapa 'Suara' Pilpres dan Pileg di Kecamatan Lengkong Rendah? Ini Penjelasan KPU, Sekda, Dewan dan Forkopimcam

Di Kecamatan Cimanggu ada Rajab ( Relawan Asep Jafar Berani ). Di ketua Abah Anom, relawan ini solid dan terus menggalang kekuatan untuk kemenangan Asjap – Andreas di Pilkada Sukabumi 2024.

Kecamatan Cibitung ada relawan PAS ( Pro Asjap Setia ). Di Kecamatan Surade ada relawan TEUAS ( Teureuh Surade Untuk Asjap ), dan Relawan Sapu Nyere. Di Kecamatan Ciracap ada relawan Sahabat Asep Japar (Sahaja).

Tentunya selain dari mesin partai koalisi, pasangan AA akan mendulang suara dari kerja para relawan di Pajampangan yang kekinian terus lakukan strateginya masing masing.

Pos terkait