LINGKARPENA.ID | Sedikitnya terdata 24 rumah warga di Kampung Jayabakti dan Kampung Tegalpanjang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan. Hal itu diakibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin kemarin (14/10/2024).
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.
Dalam peristiwa itu terdata ada 6 (enam) rumah mengalami rusak sedang. Sementara 18 rumah mengalami rusak ringan akibat terpaan angin kencang.
“Korban terdampak dalam bencana ini 24 KK dan terancam sekitar 6 kepala keluarga (KK) atau 20 jiwa. Kerugian material masih dalam pendataan,” kata Daeng, Selasa (15/10/2024).
Tim gabungan yang terdiri dari Babinkamtibmas, Pol PP dan Satgas BPBD Kabupaten Sukabumi turun tangan untuk membantu evakuasi warga dan membersihkan pohon-pohon tumbang.
“Saat ini tujuh pohon telah dievakuasi. Sementara sisanya akan dilanjutkan esok hari karena ukuran pohon yang besar serta kondisi tidak memungkinkan,” jelas Daeng.
Ia menyebutkan, meskipun bencana tersebut tidak menelan korban namun kerusakan akibat itu cukup serius, terutama bagi warga yang rumahnya rusak tertimpa pohon.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dan Tim BPBD akan terus berupaya menangani dampak bencana dan membantu warga yang terdampak bencana.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi di lapangan masih melakukan penyisiran. Sebab dikhawatirkan masih ada rumah warga yang terdampak bencana.






