Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalan Palabuhanratu-Cikembang Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Sebuah truk pengangkut bahan plafon mengalami kecelakaan di Jalan Raya Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Babakansirna, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Kejadian nahas ini terjadi pada Jumat, 1 November, sekitar pukul 19.00 WIB malam. Kecelakaan bermula ketika truk dengan nomor polisi BE 9403 NI melintasi belokan tajam di daerah tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, truk Mitsubishi Fuso yang mengangkut material plafon diduga terguling akibat hilang kendali setelah berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Hal ini diperparah oleh muatannya yang terlalu berat.

Baca juga:  Korban Terjun di Jembatan Merah Cinumpang, Humas RS Bunut: Kami Akan Lakukan Pemeriksaan Intensif

Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry Adi Perdana, melalui Kanit Gakum, Ipda M. Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi ketika kendaraan Mitsubishi Fuso yang dikemudikan oleh Wahyu Hidayat (21), warga Serang, Banten, melaju bersama penumpang Herlangga Cahya Pratama, dengan membawa muatan plafon sebanyak 348 box dari arah Bantargadung menuju Palabuhanratu.

Baca juga:  Air Laut Pantai Karang Panganten Sukabumi Tercemar, DLH Beri Jawaban

M. Yanuar Fajar menambahkan, saat melintasi jalan menurun dan menikung ke kiri, truk tersebut diduga berpapasan dengan kendaraan sejenis minibus dari arah berlawanan.

“Akibatnya, kendaraan Mitsubishi hilang kendali ke sebelah kiri jalan dan terguling dengan posisi ban kanan berada di atas,” ungkapnya.

Dampak dari kecelakaan ini, kedua orang yang berada di dalam truk, yaitu sopir dan kondektur, langsung dilarikan ke rumah sakit di Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis. “Sopir truk mengalami luka ringan, dengan sobek pada bagian kaki sebelah kiri, sementara kondektur hanya mengalami syok,” jelas M. Yanuar Fajar.

Baca juga:  Terlalu! Petugas Damkar Dibohongi Laporan Kebakaran Hoax, DKP Laporkan Ke Polres Sukabumi

Peristiwa kecelakaan tunggal ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara, terutama di kondisi jalan yang menantang.

“Diharapkan, para pengemudi dapat lebih bijaksana dalam memuat barang dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” terangnya.

Pos terkait