Bale Riung Mandalawangi Surade jadi Buruan Warga Kampung, Ini Tujuannya!

FOTO: Beginilah situasi di Bale Riung Mandalawangi, Sukamaja Surade semenjak kondisi darurat pasca bencana alam yang melanda wilayah Pajampangan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bale Riung Mandalawangi yang terdapat di lokasi Padepokan Munding Wangi, Kampung Sukamaja Desa Pasiripis, Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, menjadi buruan warga di dua Kampung terdekat.

Semenjak terjadi bencana alam yang terjadi pada Selasa-Rabu, 3-4 Desember 2024, Bale Riung Mandalawangi tidak sepi. Kedatangan mereka ke Bale Riung tidak cuma untuk mencari ketenangan jiwa semata, namun terdapat kebutuhan lain.

Diketahui, sejak bencana alam terjadi, bukan cuma kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sulit didapat oleh warga Pajampangan, namun kondisi kebutuhan utama lainnya seperti aliran listrik (PLN) juga turut terputus.

Bahkan, sejumlah daerah di wilayah Selatan Sukabumi, seperti Kecamatan Tegalbuleud di Desa Rambay, Kecamatan Cibitung, Ciracap hingga Minggu (8/12/2024) belum bisa digunakan warga (masih gelap gulita).

Baca juga:  Beri Dukungan Moril, Kapolsek Citamiang Sambangi Rumah Keluarga Korban Arus Sungai

Sesepuh Bale Riung Mandalawangi, Ki Soleh mengatakan, sejak Rabu kemarin, bale riung selalu di penuhi warga masyarakat sekitar. Malah dari dua Kampung, dari warga Sukamaja dan Kampung Bojong Koneng.

“Jadi kedatangan warga ke Bale Riung salah satunya untuk Ngecas HaPe (Charger Handphone). Sudah empat hari ini kan aliran listrik ke wilayah masih belum menyala. Kebetulan kami di bale ini ada Genset, jadi bisa dinyalakan. Ya walaupun bensinnya mahal sampe 20 ribu/liter,” gumam Ki Soleh kepada Lingkar Pena sambil tertawa kecil.

Terlihat di Bale Riung gerombolan warga dari mulai anak-anak, remaja, para orang tua berbekal terminal setrum berkerumun sambil memegang Hp masing-masing untuk bisa menyerap informasi dan lainnya.

Baca juga:  GRiB Jaya Sukabumi Gelar Do’a bersama dan Santunan 1000 Anak Yatim

“Ya, kebetulan juga di Bale Riung tersedia Wifi gratis (digratiskan) untuk warga yang biasa berada di Bale Riung. Ya, termasuk rekan-rekan Media untuk mereka bekerja,” ujar Ki Soleh lagi.

Ki Soleh juga menambahkan, semoga kemelut ini segera teratasi dimana saat ini pemerintah daaerah maupun pusat sudah bergerak. Bahkan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Pj Gubernur Jawa Barat, BNPB dan sejumlah Kementerian sudah turun tangan ke Sukabumi.

“Tentunya kita berharap semoga permasalahan ini segera teratasi. Dimana saurdara-saudara kita banyak yang kehilangan tempat tinggal, harta benda bahkan 10 Jiwa dalam bencana alam tahun 2024 ini. Kita bantu doa agar para relawan kebencanaan selalu disehatkan, Aamiin..,” pungkasnya.

Baca juga:  Hari Sumpah Pemuda, Bupati Marwan: Pemuda "Semangatnya Eweuhan"
Warga Kecamatan Cibitung saat melakukan ronda malam sebagai antisipasi lingkungan dari hal hal yang tidak diinginkan.| ist

Sementara salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Cibitung Abah Ajat menceritakan, setiap malam tiba ia bersiap siaga bersama warga lainnya untuk melakukan Siskamling (Ronda malam) sejak aliran listrik mati pasca bencana alam kemarin.

“Ini merupakan malam ke 5, malam Senin ini. Abah dan warga lainnya berjaga-jaga di sekitar Kampung. Iya kan gelap, aliran listrik di Kecamatan Cibitung ini belum menyala sama sekali. Kita khawatir ada tindak kejahatan yang memanfaatkan situasi, jadi Abah ronda malam terus menerus,” katanya.

“Ya, ini merupakan bentuk ibadah, menjaga kemanan warga dan harta bendanya. Semoga aliran listrik ke wilayah Kecamatan Cibitung segera teratasi,” singkatnya.

Pos terkait