LINGKARPENA.ID | Pasca bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi sejumlah objek wisata mulai aman dikunjungi, termasuk objek wisata yang tersebar di wilayah Pajampangan Selatan Sukabumi.
Sebelumnya akses menuju objek wisata ikonik seperti Geopark Ciletuh terhambat. Namun berkat gerak cepat dalam penanganan, kini kawasan Geopark Ciletuh dinyatakan aman untuk dikunjungi.
Diakui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, beberapa jalur wisata memang sempat terhenti akibat longsor, seperti akses dari Palabuhanratu maupun Sukabumi menuju Geopark Ciletuh. Namun kini semuanya sudah aman dilalui.
“Jangan ragu untuk berkunjung! Jalur menuju Geopark dan wilayah selatan Sukabumi sudah kembali normal sejak akhir Desember lalu,” ujar Sendi suatu ketika.
Meski kondisinya sudah kondusif, Sendi tetap mengimbau wisatawan agar berhati-hati mengingat intensitas hujan di Sukabumi masih tinggi, meski berdurasi pendek.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, P.SH., M.Si., juga memastikan bahwa objek objek wisata di Kabupaten Sukabumi sudah aman dikunjungi.
“Kami selaku forkopimda meyakinkan kepada masyarakat untuk wilayah kita ini sudah aman. Kami berupaya untuk memaksimalkan kembali jalur akses jalan yang terdampak bencana kini sudah terbuka semua. Intinya untuk wilayah kita sudah aman,” ujar Dandim kepada lingkar pena.id di sela sela acara kunjungan ke dapur MBG di Ujunggenteng, beberapa waktu lalu.
Sementara Bupati Sukabumi H. Marwan Hamammi mengungkapkan, infastruktur menuju objek wisata di Selatan Sukabumi sudah normal kembali, walaupun ada dibeberapa titik kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Namun demikian potensi wisata wilayah untuk dikunjungi sudah dinyatakan aman.
“Sekarang infastruktur menuju kawasan wisata di Sukabumi Selatan sudah normal kembali, walaupun ada beberapa titik dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Namun umumnya objek wisata yang ada di Selatan sudah aman dikunjungi,” terang Bupati saat dikonfirmasi lingkarpena id di Ujunggenteng, acara louncing makan bergizi gratis.
Untuk menarik kembali minat wisatawan ke beberapa objek wisata di Kabupaten Sukabumi Marwan menekankan agar para pedagang bisa menyesuaikan soal harga.
“Kami menghimbau PHRI dalam kondisi begini bisa menyesuaikan soal harga, untuk mendatangkan dulu wisatawan lokal,” imbuhnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk camat dan kepala desa, untuk terus mempromosikan pariwisata Sukabumi secara masif guna menarik kembali minat wisatawan.
Selain, promosi, perbaikan objek wisata pun terus dilakukan serta meminta kepada media massa untuk menginformasikan terkait pariwisata yang ada di Kabupaten Sukabumi, apalagi UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu merupakan destinasi wisata berkelas nasional bahkan internasional yang tidak semua daerah memilikinya.






