Modus Penipuan Catut Nama Pejabat Sukabumi, Kini Kadispar Jadi Korbannya

FOTO: Waspada kasus penipuan yang mengatasnamakan Pejabat Daerah Pemkab Sukabumi, salah satuanya Kadispar yang menjadi korban kali ini.| gambar Istimewa

LINGKARPENA.ID | Upaya penipuan dengan modus mengatasnamakan pejabat dilingkup Pemda Kabupaten Sukabumi kembali terulang. Kali ini ditemukan upaya oknum mencoba menipu dengan mencatut nama Kepala Dinas Pariwisata, Sendi Apriadi, S.STP., MSi.

Sebelumnya upaya serupa dilakukan oknum dengan mencatut nama Bupati Sukabumi H. Marwan Hamammi. Bahkan upaya pencatutan pernah dialami pula oleh beberapa camat di Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi kasus ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latif, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat publik.

“Kami berpesan masyarakat untuk lebih dewasa dalam menerima informasi yang belum tentu kebenarannya, dan jangan terpedaya oleh informasi yang mengatasnamakan pejabat publik seperti bupati, kepala OPD , camat dan pejabat lainnya,” pesannya.

Baca juga:  Kades Cikujang Ditahan Tipikor Polres Sukabumi Kota, Ketua BPD Angkat Bicara

Disampaikan Mubtadi Latief, untuk menyikapi ini masyarakat perlu berhati-hati dan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi yang beredar. Ia berpesan, jika ada pesan dari pejabat yang meminta sesuatu yang tidak wajar, bisa jadi itu modus penipuan.

“Jika mendapatkan Informasi sebaiknya langsung di konfirmasi kepada semua aparat Pemda Sukabumi untuk diteruskan kepada pejabat yang berwenang, baik melalui grup wa Pemda maupun konfirmasi langsung kepada kepala opd agar informasi yang diterima segera diperoleh kebenarannya,” tandasnya.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Peringati Hari Buruh Internasional, Begini Pesan Wabup

Saran Mubtadi, pabila akun tersebut meminta apapun termasuk nomor kontak siapapun agar tidak dikirimkan. Tindakan selanjutnya, ujar Latif, segera laporkan kepada pejabat bersangkutan melalui nomor yang sudah diketahui untuk diteruskan ke pihak Kominfosan

“Nanti kami sebar luaskan kepada masyarakat dalam rangka antisipasi penipuan lebih lanjut, ” tandas Mubtadilatif..

Terkait maraknya pencatutan identitas pejabat, diakui Mubtadilatif susah diantisipasi, karena pelaku selalu menggunakan nomor yang berbeda.

“Saya yakin sekarang masyarakat sudah memiliki kesadaran tinggi untuk tidak percaya pada informasi informasi yang tidak benar. Dan semua bisa diatasi karena masyarakat bisa langsung kroscek,” tandasnya.

Baca juga:  Inilah Daftar Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemda Kabupaten Sukabumi

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, saat dikonfirmasi lingkar pena.id melalui saluran ponselnya mengaku mengetahui identitasnya dicatut berawal ketika ia dihubungi sahabatnya yang mengabarkan bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai Kepala Dinas Pariwisata.

“Saya mengetahui hal ini dari sahabat saya, katanya ada seseorang yang mengaku sebagai Kadispar. Karena dirasakan janggal, sahabat saya itu lalu menghubungi saya,” sambung Sendi.

Lanjut, kata Sendi, sebagai langkah antisipasi menyebar lebih luas lagi, kemudian pihaknya melakukan komunikasi dengan Diskominfosan untuk menginformasikan ke publik.

Pos terkait