LINGKARPENA.ID | Muspika Cikembar bersama pemerintah Desa Bojong dan unsur kemasyarakatan melaksanakan bakti sosial membersihkan material akibat longsor serta banjir pada Kamis (06/03/2025) yang melanda wilayah kampung sungapan, RT 03/RW 10 dan RT.03/RW 07, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Desa Bojong, Lahudin usai baksos dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya atasnama Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, telah berupaya semaksimal mungkin pasca longsor yang terjadi.
Bahkan, sejak awal kejadian, warga masyarakat bersama pihak-pihak terkait telah turut serta membantu, baik dalam bentuk bantuan sembako maupun dukungan lainnya.
“Pemerintah Desa Bojong bekerja sama dengan Koramil, Kecamatan Cikembar, Polsek, serta beberapa organisasi masyarakat (Ormas) membersihkan puing reruntuhan di lokasi rumah yang tertimbun longsor. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar Lahudin, Selasa (11/3).
Terkait relokasi warga terdampak, Insya Allah, kami sedang berupaya mencari solusi. Untuk sementara, tiga keluarga yang terdampak akan dialokasikan ke posyandu. Kendala utama saat ini adalah ketersediaan lahan untuk relokasi.
“Kami sedang melakukan survei ke tanah desa di Cibule dengan harapan bisa dijadikan lokasi relokasi,” timpal Lahudin.
Selama penanganan kebencanaan, Lahudin beberkan, Koordinasi dengan pemerintah kecamatan berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, pihak kecamatan telah menghubungi beberapa dinas terkait di Kabupaten Sukabumi, seperti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang telah memberikan bantuan dan bekerja sama dengan kami secara efektif,” lanjut Lahudin.
“Dampak bencana di sungapan,Slsecara keseluruhan, ada tiga kepala keluarga yang terdampak langsung, dengan total sembilan jiwa. Namun, terdapat 10 rumah yang berpotensi terancam akibat longsor ini,” terangnya.
Ke depannya, kami berharap bencana seperti ini tidak terjadi lagi. Kami akan terus berupaya merelokasi keluarga terdampak agar mereka dapat tinggal di tempat yang lebih aman.
“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga di RT 3 RW 10, untuk tetap waspada. Mengingat curah hujan masih tinggi dan sulit diprediksi, kami meminta seluruh warga Desa Bojong agar selalu berhati-hati demi menghindari kejadian serupa serta memastikan tidak ada korban jiwa,” harap Kades Bojong.






