Sinergitas Unsur Muspika Cisaat dan Warga Pasca Longsor

Petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam Ismail saat menunjuk lokasi longsor yang menyebabkan saluran irigasi tertimbun material tanah longsor di lokasi, pada Sabtu 19 November 2022.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sinergitas unsur Muspika Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi saat melakukan perbaikan saluran irigasi yang tertimbun material longsoran secara bergotong-royong pada Sabtu 19 November 2022.

Saluran irigasi tersebut berlokasi di Kampung Cijambe RT 06/03 Desa Sukaremi, Kecamatan Cisaat tersebut pada Rabu (16/11) lalu tertimbun material longsoran. Akibatnya saluran irigasi menjadi tersumbat dan air tidak dapat mengaliri pesawahan warga.

Baca juga:  Bupati Resmikan Masjid Riyaadhul Ulum Gandasoli Cireunghas

Menurut petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Cisaat, Imam Ismail menjelaskan, bencana longsor yang terjadi pada Rabu kemarin sekitar pukul 13:00 WIB sehingga berakibat pada saluran irigasi sepanjang 10 meter tertutup material tanah.

Lokasi longsor di Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat.| Foto: Istimewa

“Saya ucapkan terima kasih kepada Polsek Cisaat, Koramil Cisaat, SatpolPP Kecamatan Cisaat dan perwakilan dari BPBD Kabupaten Sukabumi. Tadi kami secara bergotong-royong bersama warga mengevakuasi material longsoran,” ujar Imam Ismail dalam laporannya yang disampaikan Pusdalops PB-BPBD Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/11/22).

Baca juga:  13 Rumah Status Siaga, Imbas Pergeseran Tanah di Kalibunder

Menurut Imam, longsor yang menimpa saluran irigasi dari ketinggian 7 meter dengan lebar 1 meter dan panjang 10meter membuat aliran irigasi tidak berpungsi. Sehingga pihaknya dibantu beberapa unsur Muspika dan warga masyarakat dapat mengevakuasi material longsoran sehingga aliran irigasi kembali normal.

“Jadi penyebeb longsor itu bukan karena hujan desa saja. Tapi, akibat pohon Nangka ada yang menebangnya. Jadi tidak ada penahan tanah sehingga terjadi longsor,” jelas Imam.

Baca juga:  Bantu Korban Bencana, Asep Hidayat Salurkan Pakaian Layak Pakai yang Manusiawi

Pihaknya juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk memperhatikan lingkungan sekitar yang sekira berdampak terhadap bencana agar diperhitungkan. Selain itu mewaspadai cuaca ekstrem yang saat ini masih terjadi hujan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait