Juara Olimpiade Amtsilati Asal Pajampangan di Kancah Nasional

LINGKARPENA.ID | Siti Nurhalimah (16 ) sosok santriwati yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di kancah Nasional, usai dirinya keluar sebagai juara 1 pada Musabaqah Qira’atil Kutub Amtsilati se Nusantara ( MQKAN) tahun 2025, pada kategori Olimpiade Amsilati Bernasis CBT. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Falah, Bangsri, Jepara, Kamis (22/5/2025).

 

Santriwati yang tinggal di Kampung Cilalay Bodas RT 13/10, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ini, pada ajang MQKAN berhasil menyisihkan ratusan pesaing yang datang dari berbagai pelosok negeri.

 

MQKAN merupakan kompetisi nasional perdana yang mempertemukan ratusan santri dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kompetisi itu diperlombakan beberapa kategori, diataranya lomba: MQK Fathul Qorib metode Amtsilati, Olimpiade Amtsilati berbasis CBT, dan Dakwah Kontemporer, yang terbagi dalam jenjangnya masing-masing.

 

Dalam kegiatan tersebut Siti Nur Halimah yang menimba ilmu agamanya di Pondok Pesantren Nurul Huda ini berhasil menyabet penghargaan khusus, yakni “Peserta Inspiratif”. Atas prestasi itu ibunda Siti Nur Halimah, Nur Hayati, dianugerahi hadiah berupa umroh gratis. Pemberian hadiah ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari K.H. Taufiqul Hakim kepada peserta asal Desa Citanglar ini.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Bangsri Jepara, K. H. Taufiqul Hakim sangat terkesan saat melihat perjuangan dan kegigihan Siti Nur Halimah untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Saya selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, bersama Ibu Nyai Hj. Faizzatul Mahsunah, setelah melihat kegigihan Ananda Siti Nur Halimah yang perjalanannya menuju tempat koordinator wilayah membutuhkan waktu sampai 11 jam (untuk mendaftar ke MQK), dan itu merupakan perjuangan yang luar biasa. Dengan rahmat Allah SWT, saya dan Ibu Nyai memberikan hadiah tambahan berupa umrah gratis kepada ibunda Ananda,” ujarnya.

 

Siti Nur Halimah adalah anak pasangan ( Alm) Ust. Endang Jamaludin dan Nurhayati. Kini ia tercatap sebagai santriwati Pondok Pesantren Nurul Huda Cilalay Bodas, Desa Citanglar, Kecamatan Surade. Atas bimbingan K.H Zaenal Abidin santriwati bertalenta ini berhasil menorehkan tinta mas dan mengharumkan Kabupaten Sukabumi bahkan Jawa Barat.

 

Camat Surade, U. Suryana, S. Ip., M. M., menyatakan bangga dan mengapresiasi atas prestasi yang diraih warganya itu. Ia menyebutkan prestasi yang diraih Siti Nur Halimah selain telah mengharumkan nama Surade, Kabupaten Sukabumi, juga mengharumkan nama Jawa Barat tentunya.

 

“Saya atas nama masyarakat Kecamatan Surade mengapresiasi atas prestasi yang diraih Siti Nur Halimah, semoga prestasinya itu bisa menjadi motivasi untuk yang lainnya,” ucapnya.

 

Hal senada diucapkan Ustz Syamsul. Tokoh agama yang sekampung dengan rumah Siti Nurhalimah ini mengaku bangga atas pretasi tetangganya itu.

 

“Alhamdulilah… Ini luar biasa. Semoga di Pajampangan lahir Siti Nur Halimah Siti Nur Halimah lainnya yang mengharumkan nama Pajampangan,” tutupnya.

Pos terkait