Heboh..! Wagra Sukabumi Tewas Bersimbah Darah

FOTO: Petugas saat melakukan evakuasi mayat Yusandi dengan menggunakan mobil Ambulance.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Warga Padabeunghar Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, dihebohkan dengan meninggalnya seorang warga bernama Yusandi alias Iyus (34). Korban ditemukan tewas bersimbah darah, pada Minggu, 25 Mri 2025.

 

Informasi didapat, almarhum Yusandi yang berpropesi petugas keamanan itu ditemukan pertama kali oleh saudaranya bernama Inda (48), sekira pukul 19.00 WIB. Inda yang saat itu hendak mengantarkan makanan ke tempat kerja korban di Kampung Ciembe RT 05/01, Desa Padabeunghar.

 

Baca juga:  Pelepah Kelapa Selamatkan Wisatawan Asal Bandung, Begini Ceritanya

Kepala Desa Padabeunghar, Ence Rohendi, menyebutkan, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi kaku, dan ada luka pada alis bagian kanan, ditemukan bercak darah di lokasi, serta mulut mengeluarkan darah.

 

“Saat ditemukan korban sudah kaku, dan terdapat luka luka pada tubuhnya. Ada bercak darah di sekitar lokasi,” ujarnya.

 

Jasad Iyus awalnya dibawa ke Puskesmas Jampangtengah, kemudian dirujuk ke RS Kramat Jati untuk kepentingan autopsi.

 

Kepala Puskesmas Jampangtengah Sofyan Efendi, kepada lingkar pena.id menututkan, korban saat datang ke Puskesmas sekira pukul 03.00 WIB sudah tidak bernyawa. Saat dilakukan pemeriksaan terdapat sejumlah luka pada tubuh korban.

Baca juga:  Ditandu Sarung, Warga Cidahu Berjuang Lewati Jalan Rusak Demi Berobat

 

“Saat tiba di Puskesmas morban shdah meninggal dan terdapat luka lecet di tangan dan kaki, ada memar di kepala, punggung, dan kaki,” ujar Sofyan kepada Lingkarpena.id, Senin (26/5).

 

Kapolsek Jampangtengah AKP Gatot Sukoco membenarkan bahwa autopsi tengah dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.

 

“Saat ini sedang dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian,” ujarnya kepada awak media.

Baca juga:  Jampangtengah Sukabumi Dikepung Bencana: Rumah Ambruk dan Jalan Terputus, Ini Titik Lokasinya

 

Sampai sekarang, belum ada pernyataan resmi apakah kematian Iyus berkaitan dengan kekerasan atau kecelakaan kerja.

Informasi dihimpun, saat kejadian pabrik pupuk tengah libur beroperasi dan korban sedang bertugas piket seorang diri.

 

Warga Padabeunghar berharap ada kejelasan dari pihak berwenang agar misteri di balik kematian Iyus segera terungkap.

Pos terkait