LINGKARPENA.ID | Di era pemerintahan modern yang menuntut efisiensi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran, perumusan kebijakan berbasis data dan riset menjadi semakin krusial. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi terus berupaya mendorong transformasi perencanaan dan pengambilan kebijakan yang didasari pada data yang valid serta hasil kajian ilmiah. Namun demikian, proses menuju tata kelola berbasis evidence-based policy tidak luput dari berbagai tantangan yang kompleks.
Tantangan utama yang dihadapi Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi dalam hal ini antara lain adalah keterbatasan kualitas dan ketersediaan data sektoral yang akurat, terbarukan, dan terintegrasi. Masih terdapat disparitas dalam penyajian dan pengelolaan data antar perangkat daerah, baik dari sisi metode pengumpulan, format, hingga validitasnya.
Hal ini berdampak langsung terhadap kualitas analisis perencanaan, di mana ketidaktepatan data dapat menyebabkan ketidaktepatan dalam perumusan kebijakan dan prioritas pembangunan.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi , Aep Najmudin menyampaikan bahwa meskipun tantangan tersebut tidak mudah, pihaknya terus berkomitmen untuk memperkuat fondasi sistem perencanaan berbasis data dan riset.
“Dalam pembangunan konsep evidence-based policy menjadi hal penting dimana semua aspek kebijakan memerlukan basis data dan informasi yang melandasinya. Saat ini Kabupaten Sukabumi dihadapkan dengan keterbatasan data-informasi yang spesifik menjawab masalah pembangunan,” ujar Aep kepada Lingkarpena.id, Jum’at (13/06/2025).
Sementara itu, Ia juga menambahkan bahwa Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong pengembangan inovasi di tingkat daerah maupun perangkat daerah untuk mengimplementasikan kebijakan berbasis data dan riset.
“Kami Bappelitbangda sedang mendorong pengembangan inovasi baik di tingkat daerah hingga perangkat daerah sebagai upaya mengimplementasikan kebijakan berbasis data dan riset,” tambahnya.
Oleh karena itu, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi berharap dapat memperkuat posisi sebagai institusi perencana yang visioner, adaptif, dan andal dalam menjawab tantangan pembangunan masa kini dan masa depan. Kebijakan berbasis data dan riset bukan sekadar pilihan, tetapi merupakan keharusan untuk menciptakan pembangunan daerah yang tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan.






