Dorong Ekonomi Nelayan, Dinas Perikanan Sukabumi Bagikan Bantuan ke KUB AHY di Ciemas

LINGKARPENA.ID | Upaya peningkatan produktivitas nelayan terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terbaru, Dinas Perikanan Sukabumi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap secara gratis kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) AHY dan AHY II di Kecamatan Ciemas, Senin (23/6/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di sekretariat KUB AHY, berupa perahu fiber, mesin tempel, cool box untuk menyimpan hasil tangkapan, alat tangkap ikan (pancing), hingga perlengkapan keselamatan. Seluruh bantuan ini diberikan tanpa pungutan biaya sedikit pun.

“Ini adalah bagian dari strategi penumbuhan ekonomi berbasis kelautan. Bukan hanya soal meningkatkan hasil tangkap, tapi juga kesejahteraan keluarga nelayan. Kalau alatnya memadai, hasilnya naik, ekonomi ikut tumbuh,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kecewa Dengan Surat Pembatalan BBPAT Sukabumi, Program Kelompok Sejahtera Sadaya di Refocusing

Kecamatan Ciemas sendiri merupakan wilayah pesisir strategis yang memiliki panjang garis pantai 33 kilometer, dengan lebih dari 1.900 nelayan aktif. Armada perikanan di kawasan ini tercatat sebanyak 416 unit, dengan berbagai jenis alat tangkap seperti pancing, bagan apung, dan bagan tancap.

Perairan Ciemas juga dikenal kaya akan ikan pelagis kecil hingga besar seperti layur, tembang, tongkol, tuna, dan cakalang. Wilayah ini turut menyumbang 40–45 persen dari total produksi perikanan tangkap laut di selatan Jawa Barat, dengan produksi tahunan hampir menyentuh angka 10 ribu ton.

Baca juga:  Hadiri Rakoor Petambak Udang, Diskan Kabupaten Sukabumi Bakal Inventalisir Lahan HGU di Pesisir

Adanya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ciwaru semakin mendukung aktivitas nelayan dalam proses pendaratan dan distribusi ikan secara efisien, sekaligus menjaga kualitas produk sebelum sampai ke pasar.

Ketua KUB AHY menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyebut, dukungan ini akan berdampak besar pada hasil tangkapan nelayan di wilayahnya.

“Dengan perahu dan mesin baru, kami bisa menjangkau wilayah tangkap yang lebih luas. Hasilnya pun meningkat. Terima kasih kepada Dinas yang telah membantu tanpa pungutan apa pun,” katanya.

Baca juga:  Jelang Bonus Demografi, Bupati Marwan: Ciptakan SDM Unggul dan Produktif

Dinas Perikanan juga menghimbau kepada seluruh penerima bantuan agar menjaga dan merawat peralatan dengan baik, mengikuti pelatihan teknis, serta aktif dalam pelaporan hasil tangkapan kepada petugas TPI. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan kualitas produk dan mendorong kontribusi sektor perikanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kolaborasi antara Dinas Perikanan dan Pokir DPRD diharapkan bisa menjadikan Ciemas sebagai kawasan perikanan tangkap unggulan di selatan Jawa Barat, serta membawa nelayan kecil dan menengah menuju usaha yang lebih berkelanjutan.

Reporter : Rizky Apriliana
Redaktur : Redaksi

Pos terkait