LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar pelatihan peningkatan kapasitas untuk para guru SMA se-Kabupaten Sukabumi, Senin (23/6/2025). Pelatihan ini sebagai upaya membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan memiliki pemahaman memadai soal kesehatan reproduksi.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah V tersebut menyasar para guru sebagai ujung tombak edukasi di lingkungan sekolah.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menegaskan pentingnya peran guru dalam menyampaikan materi kesehatan reproduksi secara efektif kepada para siswa. Menurutnya, pemahaman tersebut merupakan bekal penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas di masa depan.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa, termasuk dalam memberi pemahaman tentang tubuh, tanggung jawab sosial, hingga nilai moral dalam perencanaan kehidupan berkeluarga,” kata Uus.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting agar materi kesehatan reproduksi tidak hanya menjadi teori semata, tapi bisa diterapkan secara nyata dalam kehidupan siswa.
Tak hanya itu, pelatihan ini juga merupakan bagian dari implementasi program nasional Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) yang digagas BKKBN, yang menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin para guru bisa menjadi agen perubahan di sekolah maupun masyarakat dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pelatihan ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi yang mengusung visi “Mubarakah” — Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.
Reporter : Rijal
Redaktur : Redaksi






