Tahun Beda, Ini Hari Terakhir MPLS di SMA Negeri 1 Parakansalak Sukabumi

FOTO: Momen hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Parakansalak Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hari terahir pelaksanaan Masa Pegenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) di SMAN 1 Parakansalak Kabupaten Sukabumi ditutup dengan melakukan kegiatan aksi ekologi yakni penanaman pohon produktif berupa pohon buah buahan dan pohon keras untuk konservasi.

Kegiatan penanaman ini dilakukan secara simbolis, berlangsung di Lapang Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Penanaman pohon keras untuk konservasi dilaksanakan di tiga lokasi berbeda dan dilakukan secara bertahap. Lokasi lahan yang jadi titik sasaran penanaman yaitu pada sumber mata air, alur sungai, lahan kosong yang rawan longsor, halaman sekolah, bumi perkemahan, Situ Rame, dan lapangan olahraga.

Baca juga:  Cegah Aksi Tawuran, Polsek Caringin Lakukan Patroli Keliling Sweeping Pelajar

Pada penanaman tahap pertama ditanam sebanyak 500 pohon durian, alpukat, petai, mangga, sirsak, dan jambu biji. Sementara pohon kerasnya yaitu pohon Balsa, jati, damar, rasamala, mahoni, dan akasia.

Dalam kegiatan aksi ekologi ini SMAN 1 Parakansalak bekerjasama dengan LSM Dampal Jurig, salah satu lembaga swadaya masyarakat yang konsen pada pelestatian lingkungan hidup.

Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial peduli lingkungan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan LSM Dampal Jurig di bebeberapa wilayan di kota dan Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  1000 Pohon di Puncak Buluh dan Pengukuhan Satgas Konservasi

“Hari ini kami hadir disini untuk melaksanakan kegiatan ekologi penanaman pohon produktip dan pohon keras. Dan dalam pelaksanaanya selalu bersinergi dengan beberapa komponen masyarakat, termasuk dengan pelajar /mahasiswa, media, santri, perjaahaan, juga dengan TNI – Polri,” jelas Irvan.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Parakansalak, Didin Jamaludin, S. Pd mengungkapkan rasa syukur dan tetima kasihnya kepada semua pihak yang telah bersinergi hingga lancarnya pelaksanaan kegiatan MPLS yang diikuti 350 siswa baru.

“Kami atas nama dewan guru dan siswa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak hingga kegiatan MPLS berjalan lancar. Dan kegiatan yang dilaksanakan pada hari terahir MPLS ini sudah sesuai dengan intruksi Gubernur Jawa Barat juga mengacu kepada panduan Dinas Pendidikan Jawa Barat yakni kegiatan ekologi,” kata Didin.

Baca juga:  Achmad Fahmi Secara Resmi Buka Ujian Akhir TPQ di Gunungpuyuh Kota Sukabumi

Sambungnya, dari kegiatan ini diharapkan siawa memiliki kepekaan pada lingkungan sekaligus merupakan edukasi tentang manfaat tanaman, penghijauan lingkungan, hingga pengembangan keterapilan siswa pada dunia pertanian.

Hadir Diacara simbolis penanam pohon ini, Camat Parakan salak, jajaran TNI – Polri, Ketua LSM Dampal Jurig, kepala desa dan dewan guru serta undangan lainnya.**

Pos terkait