Mahasiswa KKNT IPB Gandeng Warga Palabuhanratu Wujudkan Lingkungan Pesisir Berseri

LINGKARPENA.ID | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Inovasi (KKNT) IPB University kelompok SUKABUMIKAB16 menggandeng warga RW 20 dan RW 21 Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, untuk mewujudkan lingkungan pesisir yang Bersih, Sehat, dan Rapi (BERSERI).

Program BERSERI difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini meliputi sosialisasi edukatif dan aksi bersih-bersih pantai.

Sosialisasi digelar pada Rabu, 16 Juli 2025, diikuti 30 peserta dari warga setempat. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman jenis-jenis sampah, teknik pemilahan, serta pengolahan limbah rumah tangga ramah lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan 46,4 persen peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti sesi tersebut.

Baca juga:  Dudu Warga Tegalbuleud Divonis Bebas PN Cibadak, Fakta Lengkapnya!

Program dilanjutkan dengan aksi bersih pantai yang melibatkan 40 warga dari kedua RW. Tumpukan sampah organik dan anorganik yang mengotori pesisir disapu bersih. Sampah diduga berasal dari aktivitas pengunjung serta kiriman arus laut.

Kegiatan ini turut diapresiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. “Aksi seperti ini perlu terus didorong, apalagi di kawasan pesisir yang menjadi wajah pariwisata daerah,” ujar Alis Sugiati, perwakilan DLH.

Baca juga:  DLH Siap Tata Cagar Alam dan Wisata Alam Sukawayana jelang Health City Summit 2024

Tokoh masyarakat RW 21, Sudira, juga menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Semoga menjadi pemantik perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Sedikitnya 25 kantong besar sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih pantai tersebut. Diharapkan, program ini menjadi momentum kolektif menuju lingkungan pesisir Palabuhanratu yang lebih bersih dan lestari.

Baca juga:  DLH Kabupaten Sukabumi Siap kawal Evaluasi BPKP, Perkuat Akuntabilitas Anggaran Lingkungan

Melalui BERSERI, mahasiswa dan warga membuktikan bahwa sinergi antara generasi muda dan komunitas lokal mampu menciptakan dampak nyata dalam membangun kesadaran ekologis bersama.

Reporter : Rijal
Editor : Redaksi

Pos terkait