LINGKARPENA.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam Program Kampung Iklim (ProKlim). Salah satu contoh keberhasilan upaya tersebut terlihat di Dusun Cijagung I, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit.
Lewat pendampingan dan edukasi berkelanjutan, warga di sana kini rutin menggelar pengumpulan sampah secara door to door setiap hari Sabtu. Sampah rumah tangga dipilah langsung dari sumbernya untuk kemudian didaur ulang menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi gerakan warga Cijagung. Ini bukti nyata bahwa program lingkungan bisa berjalan jika masyarakat dilibatkan secara langsung,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, Rabu (9/7/2025).
Menurut Dede, keberhasilan ProKlim di Dusun Cijagung tidak lepas dari semangat gotong royong dan komitmen warga dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bahkan, hasil daur ulang sampah anorganik mereka telah menghasilkan miniatur kendaraan dari bahan bekas yang dinilai inspiratif.
ProKlim sendiri merupakan program nasional dari KLHK yang mendorong aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat tapak. DLH Sukabumi mengaku akan terus memperluas dampingan program ini ke desa-desa lain.
“Kami berharap keberhasilan Cijagung bisa jadi model bagi desa lainnya. Semakin banyak yang terlibat, makin kuat ketahanan kita terhadap dampak perubahan iklim,” tambahnya.
Reporter : Rijal
Editor : Redaksi






