KDM Sarankan Bupati Sukabumi Rubah Tata Ruang Cegah Kerusakan Lingkungan

FOTO: Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, sapaan akrabnya KDM.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sarankan Bupati Sukabumi agar merubah tata ruang untuk mencegah kerusakan lingkungan.

KDM begitu para fans menyebut nama Gubernur Jawa Barat menyatakan, kerusakan lingkungan menjadi penyebab berbagai bencana khususnya di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi.

Menurut KDM, Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu daerah yang rawan bencana, hutannya banyak yang gundul akibat penebangan luaar, ekploitasi tambang dan aktivitas kendaraan berat pengangkut batu dan pasir.

“Kegiatan-kegitan itu menjadi pemicu utama kerusakan ekositem yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata KDM, saat menghadiri kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Seren Taun 444, Abah Asep : Momen Bersatunya Tiga Kasepuhan

Lanjut Kang Dedi, dampak dari hutan yang rusak serta ekpolitasi tambang sebut dia, bisa memicu tanah longsor dan banjir.

“Ketika rumah warga rusak akibat kegiatan tambang, jembatan jebol akibat angkutan berlebihan, banjir merendam rumah warga? apakah pelakunya membantu memperbaiki?,” tanya KDM.

Banyaknya tambang yang beroperasi tanpa kntrol ketat, sebut dia, telah merusak hutan dan mengganggu keseimbangan alam. Sebagai solusi, KDM meminta Bupati Sukabumi merevisi tata ruang wilayah Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Usai Silaturahmi Bersama Pejabat di Sukabumi, Wagub Jabar Akan Panggil Bupati dan Wali Kota

“Kembalikan fungsi hutan sebagai penyangga kehiduan dan pelindung bencana. Penataan ruang harus berorientasi terhadap pelesetarian lingkungan dan menjadi langkah strategis menekan risiko bencana,” jelasnya.

KDM pun tak luput mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. sebab, kata KDM kerusakan alam bukan hanya disebabkan oleh pihak luar, tetapi juga oleh ketidakpedulian warga terhadap kelestarian lingkungan.

“Banyak orang dari luar yang merusak hutan dan merampas kekayaan alam. Tapi kita juga harus sadar, menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Baca juga:  Yuk! Save Sukabumi Utara

Dengan pernyataan tegas ini, Dedi Mulyadi berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperbaiki kondisi lingkungan di Sukabumi, demi mencegah bencana dan menjaga keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Ia juga mengkritisi kondisi jalan raya yang macet akibat kendaraan besar, serta lingkungan yang kotor karena sampah berserakan. Menurutnya, ini adalah bukti nyata bahwa eksploitasi sumber daya alam tidak dibarengi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.**

Pos terkait