Dispar Sukabumi Apresiasi UMKM Batik Naik Kelas, Dorong Orisinalitas dan HAKI

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengapresiasi perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mulai naik kelas, khususnya di sektor ekonomi kreatif batik. Ia berharap kemajuan UMKM dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pariwisata di Sukabumi.

“Produk UMKM seperti Batik Sagara ini sudah sangat bagus. Kualitas bahan hingga desainnya mencerminkan kearifan lokal Kasukabumian, meski memang belum ditetapkan secara resmi sebagai motif khas daerah,” kata Sendi saat meninjau produk Batik Sagara Sukabumi mendampingi Bupati Sukabumi dalam kegiatan di Aula Universitas Nusa Putra, Kamis (24/7/2025).

Baca juga:  Diskon Tiket Wisata 50 Persen, Pemkab Sukabumi Sambut Libur Lebaran 1447 H

Sendi menekankan pentingnya menjaga orisinalitas dalam dunia batik. Ia mengingatkan para pelaku UMKM agar fokus menciptakan brand dan desain sendiri, bukan menjiplak karya orang lain.

“Kreativitas penciptaan harus diolah dari proses sendiri, bukan hasil tiruan. Ciptakan desain, lalu daftarkan ke HAKI agar mendapat perlindungan hukum,” tegasnya.

Sukabumi kini mulai dikenal dengan batik bermotif kearifan lokal, yang mengangkat unsur pegunungan, laut selatan, hingga budaya Sunda buhun. Upaya memperkuat motif batik Sukabumi melalui pendaftaran HAKI dan pemanfaatan aplikasi digital seperti Sistem Informasi Manajemen TIK (SimpaTIK) dinilai sebagai langkah strategis agar batik lokal bisa bersaing di pasar nasional bahkan global.

Baca juga:  Dispar Sukabumi Koordinasi dengan BPN, Siapkan Pengembangan Kawasan Wisata Pesisir Geopark

CEO Sagara Batik Sukabumi, Usu Sebastian, menyebut pihaknya termasuk salah satu dari tiga UMKM binaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) lewat kerja sama dengan Batik Fractal. Menurutnya, penggunaan aplikasi SimpaTIK membantu proses pengembangan desain sekaligus promosi.

“Dengan adanya UMKM Naik Kelas 2025 yang digelar DKUKM, kami terbantu dalam ajang promosi maupun penjualan batik. Jadi bukan hanya berkreasi, tapi juga bersilaturahmi,” ujar Usu.

Baca juga:  DKUKM Sukabumi Dukung PNM Kembangkan Kapasitas UMKM

Reporter : Rijal
Editor : Redaksi

Pos terkait