Asrama Putra Ponpes Darul Ma’arif Cibitung Sukabumi Ambruk, Puluhan Santri Selamat

FOTO: Benilihan kondisi bangunan Asrama Putra Ponpes Darul Ma'arif Kecamatan Cibitung yang ambruk pada Kamis (30/10) sore.| Istimewa

LINGKARENA.ID | Bangunan asrama putra Pondok Pesantren Darul Ma’arif di Kampung Cileungsir, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Kamis sore (30/10/2025) kemarin.

Insiden ambruknya bangunan Ponpes terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Meski peristiwa itu terjadi saat puluhan santri berada di dalam bangunan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Ustadz Abdurrohman, menuturkan bahwa bangunan tersebut memang sudah berusia cukup tua dan sebagian besar menggunakan material kayu.

Baca juga:  Korem 061 Suryakencana Dirikan Posko Dapur Lapangan di Cibitung Sukabumi

“Betul, bangunannya sudah lama dan terbuat dari kayu. Karena berdiri di atas kolam, kayunya jadi cepat lapuk,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi Pesantren, Sabtu (1/11/2025).

Ia menjelaskan, kejadian berlangsung ketika ada sekira 35 santri laki-laki tengah makan bersama setelah kegiatan mengaji sore.

“Biasanya habis ngaji sekitar jam lima kurang sepuluh, anak-anak langsung ke asrama untuk makan. Karena jumlahnya banyak, kemungkinan beban terlalu berat, jadi bangunan tidak kuat menahan dan akhirnya roboh,” terang Abdurrohman.

Baca juga:  Pickup Terjun Bebas di Tanjakan Karang Cidolog

Beruntung, seluruh santri berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan benar-benar runtuh.

“Alhamdulillah semua selamat. Begitu bangunan terasa goyah, anak-anak langsung keluar, sebagian melompat ke air,” tuturnya.

Bangunan yang roboh itu diketahui telah berdiri sekitar 13 tahun. Struktur kayunya yang menua dan posisinya di atas air membuat kondisinya semakin rapuh.

“Belum sempat diperbaiki karena keterbatasan biaya,” tambah Abdurrohman.

Setelah kejadian, para santri putra sementara waktu dipindahkan ke tempat lain. Pondok yang menampung sekitar 150 santri putra dan putri itu kini mengalami keterbatasan fasilitas tempat tinggal.

Baca juga:  Ini Penyebab Tiga Rumah di Jampangkulon Terbakar dan Kerugian Capai Rp300 Juta

“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun donatur untuk pembangunan kembali asrama,” harapnya.

Selain bangunan asrama yang ambruk, tidak ada kerusakan lain di area pesantren. Pihak ponpes berencana melakukan pembersihan puing dan penataan ulang lingkungan sambil menunggu bantuan untuk proses pembangunan kembali.**

Pos terkait