Kabid SDA Dinas PU Sukabumi Jadi Korban Pencatutan Nama, Diskominfosan Imbau Warga Waspada

LINGKARPENA.ID | Modus penipuan dengan mencatut nama dan foto pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali terjadi. Kali ini, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, menjadi korban setelah identitasnya dipakai pihak tak bertanggung jawab di aplikasi WhatsApp.

 

Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi telah menyebarkan informasi resmi terkait pencatutan tersebut melalui media sosial dan website pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Baca juga:  Kawasan Gunung Gede Kebakaran, Sumber Api Belum Diketahui

 

“Sesuai tupoksi, kami langsung menyebarluaskan informasi mengenai pencatutan nama pejabat ini. Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu melakukan check and recheck terhadap segala bentuk komunikasi yang mencurigakan,” demikian imbauan Diskominfosan dalam keterangannya.

 

Sementara itu, Kabid SDA Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, saat dikonfirmasi Lingkar Pena.id melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa namanya digunakan oleh oknum tak dikenal.

Baca juga:  Wanita Paruh Baya Meninggal Dunia di Rel Kereta Cianjur-Sukabumi

 

“Benar, nama saya telah dicatut pihak yang tidak bertanggung jawab. Masalah ini sudah saya sampaikan kepada pihak terkait, termasuk ke Diskominfosan,” ujarnya.

 

Imbauan Resmi kepada Masyarakat:

 

Masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan pesan atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.

 

Lakukan verifikasi langsung ke kantor atau melalui saluran resmi pemerintah apabila menerima pesan mencurigakan.

Baca juga:  Rumah Lansia di Surade Kebakaran, Damkar Kesulitan Akses Jalan

 

Hindari memberikan data pribadi, kode OTP, atau transfer dana kepada siapa pun yang mengaku pejabat tanpa bukti valid.

 

Segera laporkan kepada pihak berwenang atau Diskominfosan jika menemukan akun mencurigakan yang mencatut identitas pejabat.

 

Dengan meningkatnya kasus pencatutan nama pejabat, pemerintah daerah menegaskan pentingnya kewaspadaan dan literasi digital bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait