Viral, Sosok Perempuan Muda Berani Lawan Bang Jago Mendapat Sorotan Warganet Pajampangan

LINGKARPENA.ID | Warganet Pajampangan dibuat geram sekaligus salut setelah beredarnya video kekerasan yang dialami seorang pelajar SMK Negeri 1 Surade, Kabupaten Sukabumi. Video tersebut viral di media sosial dan grup WhatsApp, hingga akhirnya kasus ini ditangani Unit PPA Polres Sukabumi.

 

Dalam video berdurasi sekitar dua menit itu terlihat seorang pria memarahi seorang pelajar dengan nada keras dan kasar. Ia mengaku tersinggung karena kecipratan air dari sepeda motor pelajar tersebut saat berpapasan di jalan yang berlubang dan penuh genangan.

 

Di tengah situasi panas itu, muncul sosok perempuan berkerudung ungu dengan baju hijau lumut yang dengan berani mencoba menenangkan keadaan. Ia menasihati pria tersebut agar tidak bersikap kasar kepada sang pelajar.

Baca juga:  Forkopimcam, Puskesmas dan Pemdes Bersinergi Tangani Keluarga Jujun

 

Perempuan yang disebut-sebut sebagai “pemberani” itu diketahui bernama Lia Yulianti (27), seorang pedagang aneka kue yang saat kejadian kebetulan melintas sepulang mengantar pesanan pelanggan.

 

“Secara kebetulan saya lewat. Kasihan lihat anak itu dimarahi, apalagi nadanya keras. Saya menghampiri mereka,” ujar Lia kepada Lingkarpena.id, Kamis (20/11/2025) malam.

 

Lia mengaku perasaannya campur aduk saat melihat langsung insiden tersebut.

Baca juga:  Masyarakat Minta Penjelasan Viralnya Mutasi Kendaraan Berbayar, Samsat Kota Sukabumi Masih Tutup Informasi

 

“Kaget dan panik. Ada rasa takut juga, tapi saya nggak tega lihat anak itu diperlakukan begitu. Jadi saya memberanikan diri. Saya sama sekali tidak kenal mereka,” tuturnya.

 

Keberanian Lia tak hanya terlihat dalam insiden itu. Dalam keseharian, ia juga dikenal sebagai sosok ibu muda yang mandiri. Alih-alih hanya mengandalkan penghasilan suami, Lia membantu ekonomi keluarga dengan berjualan aneka kue menggunakan sistem COD.

 

“Kue-kue yang saya jual bukan punya saya, saya hanya membantu menjual dan mengantarkan ke pembeli. Alhamdulillah pelanggan cukup banyak,” ujarnya.

Baca juga:  Mang Cepot Menyita Perhatian di Acara Fun Offroad

 

Rumah tangga Lia dan suaminya—yang bekerja di sebuah peternakan di Kecamatan Waluran—dikenal harmonis. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki berusia lima tahun. Lia dan keluarga tinggal di Kampung Cilimus, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap.

 

“Alhamdulillah keluarga kami rukun. Mohon doanya saja. Semoga kasus yang viral itu cepat ada titik terang,” pungkasnya.

 

Sikap sigap dan keberanian Lia dalam melerai keributan di jalanan kini menuai banyak pujian dari warganet, yang menilai keberaniannya patut dicontoh di tengah maraknya kekerasan terhadap pelajar.

Pos terkait