LINGKARPENA.ID | Menyikapi viralnya berita satu keluarga di Kecamatan Jampangkulon yang tengah
dirundung malang gegara sekeluarga mengalami sakit. Puskesmas Jampangkulon, jauh jauh hari sebelum berita ini viral, telah menangani kasusnya. Apalagi setelah kasus itu tersiar luas, Tim Puskesmas Jampangkulon menginisiasi penggalangan donasi.
Pengumpulan dana tersebut sebagai bentuk empati para tenaga kesehatan di lingkup Puskesmas Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Kelak dana terkumpul akan disalurkan kepada keluarga Jujun, warga Kampung Puncak Buluh RT 17/05, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.
Diketahui, Nia Raswati (13), anak pertama pasangan Jujun (37) dan Ningsih (34), saat ini tak berdaya lantaran penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh. Mirisnya lagi, Ningsih isterinya Jujun, pun mengalami hal serupa. Ia mengalami kebutaan permanen dan tak berfungsinya pendengaran. Sedangkan Jujun, setahun yang lalu harus kehilangan fungsi penglihatan lantaran mata kirinya yang semula normal jadi tak berfungsi.
Dalam kasus ini pihak Puskesmas Jampangkulon telah jauh jauh hari menanganinya. Dari mulai memberikan pelayanan kesehatan, hingga memberikan rujukan. Intinya semua petunjuk teknis dan pelaksanaan telah dilakukan sesuai prosedur.
Selain Puskesmas Jampangkulon, pihak Pemdes Karanganyar, dan Forkopimcam Jampangkulon pun memberikan atensi pada masalah ini. Pada Selasa ( 10/9/2025 ), Kapolsek Jampangkulon dan Forkopimcam, termasuk Danramil, berkunjung ke keluarga Jujun untuk memberi bantuan materi dan bantuan moril.
Kepala desa Karanganyar, Nandi Sunandi mengatakan, sebelum meluasnya pemberitaan keluarga Jujun pihaknya mengaku telah jauh jauh hari menanganinya.
“Sebagai kepala desa saya bertanggungjawab kepada warganya. Kami telah berkolaborasi dengan pihak terkait termasuk Puskesmas Jampangkulon dalam masalah ini. Ini kami lakukan jauh sebelum pemberitaan itu ramai di masyarakat, ” ujar Nandi Sunandi kepada awak media.
Lebih lanjut kata Nandi, dalam pelaksanaanya pihaknya melibatkan semua perangkat desa, Kader PKK, Kadus, dan unsur pemuda. Selain itu ia pun mengaku telah dan sedang menggalang donasi untuk kesembuhan keluarga Jujun.

Camat Jampangkulon Dading menyatakan, pihaknya bersama forkopimcam dan Puskesmas akan berusaha maksimal dalam membantu menangani kesehatan keluarga Jujun tersebut.
“Kami akan berusaha maksimal membantu penanganan keluarga Pak Jujun ini. Terutama dari Puskesmas ya, saya sudah koordinasi dengan pihak Puskesmas untuk supaya membantu menangani kesehatan keluarga pak Jujun ini,” singkat Dading.






