LINGKARPENA.ID | Suasana penuh khidmat menyelimuti Mapolres Sukabumi Kota saat AKBP Ardian Satrio Utomo menginjakkan kaki untuk pertama kalinya sebagai Kapolres Sukabumi Kota, Rabu (7/1/2026). Kedatangan perwira menengah Polri tersebut bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi Kota disambut secara resmi melalui prosesi adat kepolisian, yakni tradisi gerbang pora.
Prosesi penyambutan berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diiringi penghormatan dari jajaran perwira dan personel Polres Sukabumi Kota. Tradisi ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru sekaligus simbol penerimaan keluarga besar Polres terhadap pimpinan yang akan mengemban amanah menjaga keamanan wilayah hukum Sukabumi Kota.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyambutan yang telah dipersiapkan institusi, sekaligus mencerminkan komitmen soliditas dan loyalitas internal dalam mendukung kepemimpinan Kapolres yang baru.
AKBP Ardian Satrio Utomo sebelumnya resmi dilantik melalui upacara serah terima jabatan yang digelar di Mapolda Jawa Barat pada Senin (5/1/2026). Penugasannya di Sukabumi Kota diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam upaya peningkatan pelayanan kepolisian serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa tradisi gerbang pora memiliki makna mendalam bagi institusi Polri.
“Gerbang pora merupakan simbol kehormatan dan penerimaan. Ini menandakan kesiapan seluruh personel Polres Sukabumi Kota untuk bersinergi dan mendukung penuh kepemimpinan Kapolres yang baru,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan AKBP Ardian Satrio Utomo, Polres Sukabumi Kota dapat terus memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Rangkaian penyambutan diakhiri dengan agenda laporan kesatuan serta pengenalan lingkungan dan jajaran internal Polres, sebagai langkah awal AKBP Ardian Satrio Utomo dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di Sukabumi Kota.






