Sukabumi Teratas Jalan Rusak Berat Terpanjang di Jawa Barat, Capai Lebih dari 500 Kilometer

Suber Foto : BPS (2024)

LINGKARPENA.ID|Kabupaten Sukabumi tercatat sebagai wilayah dengan kondisi jalan rusak berat terpanjang di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data yang dirilis Jabar Stats dan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, panjang jalan rusak berat di Kabupaten Sukabumi mencapai 507,48 kilometer, menjadikannya yang tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Barat.

Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi infrastruktur jalan di Sukabumi masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian besar dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Dari total panjang jalan rusak berat di Jawa Barat yang mencapai 3.127,51 kilometer, Kabupaten Sukabumi menyumbang sekitar 16 persen, atau hampir seperenam dari keseluruhan kondisi jalan rusak berat di provinsi ini.

Baca juga:  Ka Dispar Soal Program Sukabumi Nyaah Ka Indung: Penghormatan Kepada Ibu Adalah Fondasi Dari Budaya Sunda

Posisi kedua wilayah dengan jalan rusak berat terpanjang ditempati oleh Kabupaten Tasikmalaya dengan panjang 296,89 kilometer. Selanjutnya disusul Kabupaten Cianjur di peringkat ketiga dengan 279,48 kilometer, Kabupaten Karawang di posisi keempat 241,01 kilometer, dan Kabupaten Bekasi di peringkat kelima dengan 216,71 kilometer.

Sementara itu, Kabupaten Garut berada di urutan keenam dengan panjang jalan rusak berat mencapai 214,01 kilometer, disusul Kabupaten Subang di posisi ketujuh 193,72 kilometer, Kabupaten Bandung Barat di peringkat kedelapan 183,49 kilometer, Kabupaten Purwakarta di urutan kesembilan 150,34 kilometer, dan Kabupaten Bogor melengkapi sepuluh besar dengan 146,71 kilometer jalan rusak berat.

Baca juga:  Gempa Sukabumi; Kapolres Distribusikan Material bagi Warga Terdampak

Tingginya angka kerusakan jalan ini berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Jalan rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga dan distribusi barang, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta biaya perawatan kendaraan. Kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan jalur penghubung antar kecamatan.

Baca juga:  Ini Kata Pemdes Sukalarang Soal Jalan Butut

Infografik Jabar Stats tersebut sekaligus menjadi potret tantangan besar pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Barat. Pemerataan pembangunan dan perbaikan jalan dinilai menjadi kebutuhan mendesak, khususnya di wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi seperti Kabupaten Sukabumi.

Ke depan, masyarakat berharap data ini dapat menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sehingga perbaikan jalan rusak berat dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah, keselamatan pengguna jalan, serta kualitas hidup masyarakat Jawa Barat dapat terus meningkat.

Pos terkait