Kadis DPPKB: Isra Mi’raj Jadi Pengingat dan Penguatan Peran Keluarga dalam Pembangunan Daerah

Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Sukabumi, mengucapkan selamat memperingati Isra Mi'raj 1447 Hijriah/ 16 Januari 2026. [gambar istimewa]

LINGKARPENA.ID | Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M yang jatuh pada 16 Januari 2026 dimanfaatkan sebagai ruang perenungan nilai-nilai spiritual yang relevan dengan kehidupan sosial dan pembangunan keluarga di daerah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M., menilai momentum ini sarat makna dalam memperkokoh peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan manusia.

Menurutnya, perjalanan agung Rasulullah SAW bukan hanya peristiwa sejarah keagamaan, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang konsistensi, tanggung jawab, dan kepemimpinan moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.

Baca juga:  Pisah Sambut Kepala DPPKB Berlangsung Khidmat dan Meriah

“Isra Mi’raj mengajarkan nilai kedisiplinan dan amanah. Jika nilai ini tertanam kuat di dalam keluarga, maka akan lahir generasi yang memiliki karakter dan daya saing,” ujar Eka Nandang Nugraha.

Ia menegaskan, DPPKB Kabupaten Sukabumi terus mengarahkan program kerjanya pada upaya membangun keluarga yang sehat, terencana, dan berketahanan. Mulai dari penguatan perencanaan kehidupan berkeluarga, peningkatan kualitas kesehatan keluarga, hingga pembinaan ketahanan keluarga sejak usia dini.

Baca juga:  Icikiwir Bersama Jampe Kolaborasi Santuni Anak Yatim dan Jompo

Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peringatan Isra Mi’raj, lanjutnya, menjadi penguat moral bagi aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan penuh keikhlasan.

“Pembangunan keluarga tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan komitmen, kesinambungan, dan landasan nilai moral agar hasilnya benar-benar berdampak,” katanya.

Eka juga menyoroti peran strategis keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Oleh sebab itu, pembangunan keluarga harus diposisikan sebagai investasi jangka panjang yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia.

Baca juga:  Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Palabuhanratu

“Keluarga yang kokoh akan melahirkan masyarakat yang tangguh. Dari situlah pembangunan daerah bisa berjalan lebih berkelanjutan,” tuturnya.

Ia berharap, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini mampu menumbuhkan semangat baru di lingkungan DPPKB Kabupaten Sukabumi untuk terus berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas, demi terwujudnya generasi unggul di masa depan. (adv).

Pos terkait