LINGKARPENA.ID | Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 16 Januari 2026 dimanfaatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi sebagai momentum penguatan nilai moral dalam menjalankan tugas pelayanan publik, khususnya di sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., menilai bahwa peristiwa agung Isra Mi’raj sarat dengan pesan tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama, yang relevan dengan upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat.
“Isra Mi’raj mengajarkan tentang amanah dan kepatuhan. Nilai ini menjadi pengingat bagi kami bahwa penyediaan rumah layak bukan sekadar program, melainkan kewajiban moral kepada masyarakat,” ujar Sendi Apriadi.
Menurutnya, rumah dan lingkungan permukiman yang sehat merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Oleh karena itu, Disperkim Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen mendorong program peningkatan kualitas rumah, penataan kawasan permukiman, serta pengurangan kawasan kumuh secara berkelanjutan.
Sendi menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan harus berpijak pada prinsip keadilan sosial dan kebermanfaatan jangka panjang.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan permukiman tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga mampu menjaga martabat dan rasa aman masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh aparatur Disperkim Kabupaten Sukabumi menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai ruang refleksi untuk memperbaiki kinerja, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan di bidang perumahan harus dilandasi keikhlasan dan tanggung jawab, karena di sanalah kualitas hidup masyarakat dipertaruhkan,” tambahnya.
Melalui semangat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sendi berharap Disperkim Kabupaten Sukabumi dapat terus melangkah konsisten dalam mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni, tertata, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan visi pembangunan daerah Kabupaten Sukabumi. (adv).






